Tanjungpinang, Jurnalkota.co.id
Sekretaris Daerah Kota Tanjungpinang, Zulhidayat, menerima kunjungan Konsul Jenderal India untuk Indonesia wilayah Medan, Shri Ravi Shanker Goel, Selasa (23/12/2025). Pertemuan berlangsung di Kedai Kopi Pagi Sore Prata Heritage India, Jalan Raja Ali Haji, Kota Tanjungpinang.
Silaturahmi tersebut dimanfaatkan untuk memperkuat hubungan bilateral Indonesia–India, khususnya dalam membuka peluang kerja sama di tingkat daerah.
“Banyak hal yang bisa kita kerja samakan, mulai dari kebudayaan, pendidikan, kesehatan, hingga investasi,” kata Zulhidayat usai pertemuan.
Salah satu peluang yang dibahas adalah rencana penyelenggaraan nonton bareng film-film Bollywood bagi masyarakat Tanjungpinang. Zulhidayat menyebutkan, Pemerintah Kota akan menjaring minat komunitas pecinta film India untuk ditindaklanjuti bersama Konsulat India.
“Nanti kita cari peminat film Bollywood di Tanjungpinang. Jika sudah ada, akan kami sampaikan kepada Pak Konjen, dan beliau bisa datang kembali membawa film,” ujarnya.
Sementara itu, Ravi Shanker Goel mengaku senang dapat kembali berkunjung ke Tanjungpinang. Kunjungan kali ini menjadi yang kedua baginya ke ibu kota Provinsi Kepulauan Riau tersebut.
“Rasanya seperti pulang ke rumah. Kami berterima kasih atas sambutan Pak Sekda. Menikmati kuliner di restoran yang dikelola keturunan India, dengan perpaduan cita rasa Indonesia dan India, menjadi pengalaman tersendiri,” kata Ravi.
Ke depan, Konsulat India berkomitmen menjaga komunikasi intensif dengan Pemerintah Kota Tanjungpinang. Ravi juga menyebutkan, sebelumnya ia telah bertemu Wakil Gubernur Kepulauan Riau Nyanyang Haris Pratamura untuk membahas peluang kerja sama di sektor publik.
“Kami terbuka untuk bekerja sama di bidang budaya, pendidikan, kesehatan, dan bisnis. Kami menunggu usulan konkret dari Tanjungpinang,” ujar Ravi.
Sebagai bagian dari kerja sama yang telah berjalan, Ravi menyinggung pembangunan rumah sakit khusus di Batam melalui kolaborasi Rumah Sakit Mayapada dari Indonesia dan Rumah Sakit Apollo dari India. Fasilitas tersebut diharapkan memperkuat layanan kesehatan di Kepulauan Riau.
Selain itu, sejumlah perusahaan asal India juga telah beroperasi di kawasan Free Trade Zone (FTZ) Batam, sebagai wujud hubungan ekonomi kedua negara yang terus berkembang.
“Kami senang dapat bekerja sama dengan Kepulauan Riau dan Tanjungpinang, serta menantikan kolaborasi lanjutan ke depan,” kata Ravi.








