Tanjungpinang, Jurnalkota.co.id
Pemerintah Kota (Pemko) Tanjungpinang meraih kategori A (Memuaskan) dalam Hasil Pengawasan Kearsipan Tahun 2025 tingkat kabupaten/kota. Capaian tersebut menjadikan Tanjungpinang sebagai satu-satunya daerah di Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) yang memperoleh nilai tertinggi tahun ini.
Pengumuman hasil pengawasan disampaikan oleh Arsip Nasional Republik Indonesia melalui Kepala Pusat Pengawasan dan Akreditasi Kearsipan, Siti Nur Aini, pada Selasa (30/12/2025).
Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Tanjungpinang, Meitya Yulianti, menyebut capaian tersebut sebagai kado istimewa bagi pemerintah kota di penghujung tahun 2025.
“Alhamdulillah, Tanjungpinang meraih kategori A. Ini merupakan hasil kerja bersama dan dukungan seluruh pihak,” ujar Meitya, Rabu (31/12/2025).
Ia menyampaikan apresiasi kepada kepala daerah, sekretaris daerah, seluruh kepala perangkat daerah, serta unit kerja atas komitmen dan dukungan yang konsisten. Berkat sinergi tersebut, nilai pengawasan kearsipan Tanjungpinang meningkat dari BB (Sangat Baik) pada 2024 menjadi A (Memuaskan) pada 2025.
Meitya juga menyampaikan terima kasih kepada para pengelola arsip dan arsiparis di setiap organisasi perangkat daerah (OPD) dan unit kerja yang telah bekerja maksimal hingga target kategori A tercapai.
“Ke depan, kami berharap Tanjungpinang dapat meningkatkan capaian hingga meraih nilai AA (Sangat Memuaskan),” ujar Meitya, yang juga menjabat Kepala Lembaga Kearsipan Daerah (LKD) Kota Tanjungpinang.
Menurut Meitya, penghargaan atas capaian tersebut rencananya akan diserahkan langsung oleh ANRI pada awal 2026 di Jakarta, bersamaan dengan daerah-daerah penerima penghargaan lainnya.
Sementara itu, Kepala Bidang Kearsipan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Tanjungpinang, Maswito, mengaku bangga atas prestasi yang diraih. Ia menilai capaian tersebut merupakan buah dari kerja keras, keikhlasan, dan dukungan seluruh pemangku kepentingan.
“Tanpa dukungan pimpinan dan kerja keras bersama, capaian ini tentu tidak akan maksimal,” ujarnya.
Maswito menambahkan, pengelolaan kearsipan di OPD dan unit kerja terus menunjukkan kemajuan. Untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia, pihaknya juga membentuk Asosiasi Arsiparis Indonesia (AAI) Cabang Tanjungpinang sebagai wadah penguatan kompetensi arsiparis dan pengelola kearsipan.
“Ke depan, kami akan bersinergi dengan AAI Wilayah Provinsi Kepulauan Riau untuk melaksanakan berbagai program peningkatan kapasitas mulai 2026,” kata Maswito.








