Lingga, Jurnalkota.co.id
Polres Lingga menunjukkan respons cepat dalam menangani kebakaran lahan yang terjadi di kawasan Air Merah II, Kecamatan Singkep Barat, Kabupaten Lingga, Sabtu (31/1/2026). Personel Satuan Samapta diterjunkan ke lokasi dengan menggunakan Armored Water Cannon (AWC) untuk membantu proses pemadaman.
Informasi kebakaran pertama kali diterima Polres Lingga sekitar pukul 10.50 WIB dari Pemadam Kebakaran Kabupaten Lingga, menyusul laporan masyarakat yang melihat api membakar lahan di kawasan tersebut. Menindaklanjuti laporan itu, pada pukul 11.00 WIB, PS Kasat Samapta Polres Lingga IPTU Arfen bersama personel Satsamapta langsung bergerak menuju lokasi kejadian.
Setibanya di lokasi, personel Polres Lingga segera melakukan pemadaman menggunakan mobil AWC Satsamapta. Upaya tersebut dilakukan secara terpadu dengan berkoordinasi bersama BPBD Kabupaten Lingga dan Pemadam Kebakaran Kabupaten Lingga guna mencegah api meluas serta meminimalkan dampak terhadap lingkungan dan aktivitas warga.
Selain melakukan pemadaman, personel Polres Lingga juga melaksanakan pengamanan lokasi serta pengaturan arus lalu lintas di sekitar area kebakaran agar proses penanganan berjalan aman dan lancar. Pemadaman terus dilakukan hingga api berhasil dikendalikan dan situasi dinyatakan aman.
Kapolres Lingga AKBP Pahala Martua Nababan, melalui IPTU Arfen menegaskan bahwa kehadiran Polri dalam situasi darurat merupakan bagian dari komitmen pelayanan kepada masyarakat.
“Kami berkomitmen untuk selalu hadir dan bertindak cepat dalam setiap kondisi yang berpotensi mengganggu keselamatan masyarakat. Sinergi antara Polri, BPBD, dan pemadam kebakaran menjadi kunci utama keberhasilan penanganan kebakaran ini,” ujar IPTU Arfen.
Dalam kegiatan tersebut, unsur gabungan yang terlibat terdiri atas 7 personel Samapta Polres Lingga, 3 personel SPKT, 1 personel Bagops, 3 personel Polsek Singkep Barat, 20 personel Pemadam Kebakaran Kabupaten Lingga, serta 10 personel BPBD Kabupaten Lingga.
Proses pemadaman kebakaran lahan berhasil diselesaikan sekitar pukul 17.30 WIB. Tidak terdapat korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Situasi di lokasi terpantau aman dan kondusif, serta aktivitas masyarakat dapat kembali berjalan normal.








