Batam, Jurnalkota.co.id
Suasana Pelabuhan Domestik Telaga Punggur, Kota Batam, tampak lebih ramai dari biasanya saat arus balik libur nasional, Sabtu (28/3/2026). Sejak pagi, penumpang datang silih berganti, membawa tas dan koper, bersiap kembali ke rutinitas setelah menikmati masa libur.
Di tengah meningkatnya mobilitas tersebut, Polda Kepulauan Riau (Kepri) mengintensifkan Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) guna memastikan situasi tetap aman dan kondusif.
Sejumlah personel terlihat melakukan patroli jalan kaki di area pelabuhan, menyusuri ruang tunggu hingga pintu keberangkatan. Di sisi lain, petugas juga mengatur arus kendaraan di pintu masuk pelabuhan untuk mengurai kepadatan dan mencegah kemacetan.
Tak hanya itu, imbauan secara humanis juga disampaikan kepada para penumpang, mulai dari menjaga barang bawaan hingga tetap waspada selama perjalanan.
Di antara keramaian, Rina (34), seorang penumpang tujuan Tanjungpinang, mengaku merasa lebih tenang dengan kehadiran aparat kepolisian di lokasi.
“Ramai sekali hari ini, tapi dengan adanya polisi yang berjaga, kami jadi merasa lebih aman, apalagi bawa anak,” ujarnya.
Hal serupa disampaikan Rahmat (41), penumpang yang hendak kembali bekerja di Batam setelah mudik ke kampung halaman. Ia menilai kehadiran petugas membantu menciptakan suasana yang tertib.
“Petugas aktif mengatur lalu lintas dan mengarahkan penumpang, jadi tidak semrawut. Kami juga merasa lebih nyaman,” katanya.
Kabid Humas Polda Kepri Kombes Pol Nona Pricillia Ohei mengatakan, intensifikasi KRYD merupakan bagian dari upaya Polri dalam memberikan perlindungan dan pelayanan kepada masyarakat, khususnya di titik-titik keramaian selama arus balik.
“Melalui kegiatan ini, kami memastikan situasi kamtibmas tetap kondusif serta memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat yang beraktivitas selama libur nasional,” ujarnya.
Menurut Nona, hasil pemantauan di lapangan menunjukkan kondisi Pelabuhan Telaga Punggur tetap terkendali tanpa adanya kejadian menonjol.
Selain menjaga keamanan, Polda Kepri juga mengingatkan masyarakat untuk memanfaatkan layanan Call Center 110 atau aplikasi Polri Super Apps jika membutuhkan bantuan kepolisian.
Di tengah cuaca panas yang melanda wilayah Kepulauan Riau, masyarakat juga diimbau untuk tidak membuka lahan dengan cara membakar karena berpotensi memicu kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
“Peran serta masyarakat sangat penting dalam menjaga keamanan dan kelestarian lingkungan. Segera laporkan jika menemukan potensi kebakaran di sekitar,” kata Nona.
Dengan pengamanan yang terus diperkuat, arus balik di Pelabuhan Telaga Punggur diharapkan berjalan lancar, sehingga masyarakat dapat kembali ke aktivitasnya dengan aman dan nyaman.








