Tanjungpinang, Jurnalkota.co.id
Pawai ta’aruf yang meriah menandai pembukaan rangkaian Musabaqah Tilawatil Qur’an dan Hadits (MTQH) ke-XX tingkat Kota Tanjungpinang tahun 2026, Senin (27/4/2026). Kegiatan ini dipusatkan di kawasan Melayu Square dan berlangsung semarak sejak pagi hari.
Ratusan peserta dari berbagai kafilah tampak antusias mengikuti pawai yang melintasi sejumlah ruas jalan utama kota. Iring-iringan dimulai dari Tugu Pinsil, kemudian bergerak melalui Jalan H. Agus Salim dan berakhir di Jalan Hang Tuah, tepat di area utama pelaksanaan MTQH.
Pawai ta’aruf diikuti oleh kafilah dari empat kecamatan se-Kota Tanjungpinang. Setiap kafilah menampilkan identitas daerah masing-masing dengan nuansa islami yang kental, dipadukan dengan kekayaan budaya Melayu. Hal ini terlihat dari beragam atribut, kostum, hingga dekorasi bernuansa Al-Qur’an dan hadits yang menghiasi barisan peserta.
Sekretaris Daerah Kota Tanjungpinang, Zulhidayat, secara resmi melepas rombongan pawai dari titik awal. Sepanjang rute, masyarakat tampak antusias menyaksikan jalannya pawai yang tidak hanya menjadi ajang syiar Islam, tetapi juga wadah mempererat kebersamaan antarwarga.
Di lokasi utama, Wakil Wali Kota Tanjungpinang, Raja Ariza, bersama Ketua TP PKK Kota Tanjungpinang Yuniarni Pustoko Weni dan Ketua Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Handayani, turut hadir menyambut kedatangan para kafilah.
Raja Ariza yang juga menjabat sebagai Ketua Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Kota Tanjungpinang menegaskan, MTQH bukan sekadar ajang perlombaan, tetapi juga momentum strategis dalam membina generasi Qur’ani yang unggul.
Ia berharap melalui pelaksanaan MTQH tahun ini, setiap kecamatan mampu melahirkan peserta-peserta terbaik yang dapat mengharumkan nama daerah di tingkat yang lebih tinggi.
“Kita berharap masing-masing kecamatan bisa melahirkan prestasi, dan nantinya para peserta terbaik dapat mewakili Tanjungpinang di MTQH tingkat provinsi, bahkan hingga ke tingkat nasional,” kata Raja Ariza.
Lebih jauh, ia juga menekankan pentingnya menjadikan MTQH sebagai sarana memperkuat nilai-nilai keagamaan di tengah masyarakat, khususnya dalam membumikan Al-Qur’an sebagai pedoman hidup.
Menurutnya, semangat kebersamaan yang tercermin dalam pawai ta’aruf menjadi cerminan kuatnya komitmen masyarakat Tanjungpinang dalam mendukung syiar Islam sekaligus menjaga tradisi budaya Melayu yang religius.
MTQH XX Kota Tanjungpinang sendiri dijadwalkan berlangsung hingga awal Mei 2026, dengan berbagai cabang perlombaan yang akan diikuti para peserta terbaik dari seluruh kecamatan.
Melalui ajang ini, pemerintah daerah berharap dapat terus mendorong lahirnya generasi muda yang tidak hanya unggul dalam bidang keagamaan, tetapi juga memiliki karakter yang kuat dan berakhlak mulia.








