Batam, Jurnalkota.co.id
Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIA Batam terus berupaya meningkatkan kualitas layanan kesehatan bagi warga binaan. Salah satunya melalui pelaksanaan kegiatan edukasi kesehatan dan pemeriksaan Voluntary Counseling and Testing (VCT) Mobile yang digelar bekerja sama dengan Puskesmas Sei Langkai di Klinik Rutan Batam, Jalan Trans Barelang, Kota Batam, Selasa (9/6/2026).
Kegiatan tersebut diikuti sekitar 150 warga binaan dan menjadi bagian dari komitmen Rutan Batam dalam memenuhi hak-hak dasar warga binaan, khususnya di bidang kesehatan. Selain memperoleh edukasi mengenai pola hidup sehat, para peserta juga mendapatkan layanan konseling serta skrining kesehatan untuk mendukung deteksi dini penyakit menular.
Pelaksanaan VCT Mobile dinilai penting karena memberikan akses layanan kesehatan yang lebih mudah bagi warga binaan. Program ini juga menjadi langkah preventif untuk meminimalkan risiko penyebaran penyakit menular di lingkungan rutan yang memiliki tingkat interaksi tinggi antarwarga binaan.
Dalam kegiatan tersebut, tenaga kesehatan dari Puskesmas Sei Langkai memberikan penyuluhan mengenai pentingnya menjaga kebersihan diri dan lingkungan, menerapkan pola hidup sehat, serta melakukan pemeriksaan kesehatan secara berkala. Materi edukasi juga mencakup upaya pencegahan berbagai penyakit menular yang dapat dicegah melalui deteksi dini dan penanganan yang tepat.
Usai sesi penyuluhan, warga binaan mengikuti layanan konseling kesehatan yang dilakukan secara profesional dan rahasia. Selanjutnya, mereka menjalani pemeriksaan kesehatan melalui layanan VCT Mobile yang telah disiapkan oleh tim kesehatan Puskesmas Sei Langkai.
Kepala Rutan Kelas IIA Batam, Fajar Teguh Wibowo, mengatakan bahwa kesehatan merupakan salah satu hak dasar yang wajib dipenuhi bagi setiap warga binaan selama menjalani masa pembinaan di dalam rutan.
Menurut Fajar, kegiatan edukasi dan pemeriksaan kesehatan secara berkala menjadi bagian penting dalam menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang sehat dan aman.
“Kesehatan merupakan salah satu hak dasar yang harus dipenuhi bagi setiap warga binaan. Melalui kegiatan edukasi dan pemeriksaan VCT Mobile ini, kami berharap warga binaan semakin memahami pentingnya menjaga kesehatan serta dapat mendeteksi kondisi kesehatan sejak dini,” kata Fajar.
Ia menambahkan, kolaborasi antara Rutan Batam dan Puskesmas Sei Langkai menjadi bentuk sinergi yang positif dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan bagi warga binaan.
“Sinergi dengan Puskesmas Sei Langkai menjadi wujud komitmen bersama dalam menghadirkan layanan kesehatan yang optimal bagi warga binaan,” ujarnya.
Fajar menjelaskan, upaya pemenuhan layanan kesehatan tidak hanya dilakukan melalui pengobatan ketika warga binaan sakit, tetapi juga melalui langkah-langkah promotif dan preventif, seperti edukasi kesehatan, pemeriksaan rutin, serta peningkatan kesadaran akan pentingnya menjaga kesehatan diri.
Melalui kegiatan tersebut, Rutan Batam berharap warga binaan memiliki pemahaman yang lebih baik mengenai kesehatan serta mampu menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat selama menjalani masa pembinaan.
Selain itu, program VCT Mobile juga menjadi salah satu bentuk penguatan sistem layanan kesehatan di lingkungan pemasyarakatan, sehingga kondisi kesehatan warga binaan dapat terpantau secara lebih baik dan berkelanjutan.
Rutan Batam menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan pelayanan kesehatan yang berkualitas, profesional, dan berorientasi pada pemenuhan hak-hak warga binaan. Langkah tersebut sejalan dengan upaya mewujudkan sistem pemasyarakatan yang humanis, sekaligus mendukung terciptanya lingkungan rutan yang sehat, aman, dan kondusif bagi seluruh penghuni maupun petugas.








