Bintan, Jurnalkota.co.id
Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-129 Tahun 2026 kembali merealisasikan salah satu sasaran fisik melalui pembangunan fasilitas mandi, cuci, kakus (MCK) bagi masyarakat di Desa Busung, Kecamatan Seri Kuala Lobam, Kabupaten Bintan, Jumat (17/7/2026).
Pembangunan fasilitas sanitasi tersebut menjadi bagian dari upaya meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat sekaligus menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, dan layak huni. Kehadiran MCK diharapkan dapat memenuhi kebutuhan dasar warga yang selama ini masih terbatas dalam mengakses fasilitas sanitasi yang memadai.
Pekerjaan pembangunan dilakukan oleh personel Satgas TMMD ke-129 Kodim 0315/Tanjungpinang bersama masyarakat setempat secara bergotong royong. Keterlibatan warga dalam setiap tahapan pembangunan menjadi wujud sinergi antara TNI dan masyarakat dalam mempercepat pembangunan di pedesaan.
Adapun proses pembangunan meliputi pembuatan pondasi, pemasangan dinding, pembangunan septic tank, instalasi saluran air, hingga tahap penyelesaian akhir agar fasilitas tersebut dapat digunakan dengan aman, nyaman, dan sesuai standar sanitasi.
Komandan Kodim 0315/Tanjungpinang yang juga menjabat sebagai Komandan Satuan Tugas (Dansatgas) TMMD ke-129, Kolonel Inf Abdul Hamid, mengatakan pembangunan MCK merupakan salah satu bentuk kepedulian TNI dalam membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat, khususnya di bidang kesehatan lingkungan.
“Sanitasi yang baik merupakan salah satu faktor penting dalam menjaga kesehatan masyarakat. Melalui program TMMD, kami berupaya menghadirkan fasilitas yang benar-benar dibutuhkan warga sehingga dapat meningkatkan kualitas hidup mereka,” kata Abdul Hamid.
Menurut dia, keberadaan fasilitas sanitasi yang layak akan memberikan dampak positif terhadap pola hidup masyarakat. Selain meningkatkan kenyamanan, MCK yang memenuhi standar kesehatan juga dapat mengurangi risiko munculnya berbagai penyakit yang dipicu oleh sanitasi lingkungan yang buruk.
Ia menambahkan, pembangunan MCK menjadi salah satu sasaran fisik TMMD yang diharapkan mampu memberikan manfaat dalam jangka panjang. Program tersebut juga menjadi bagian dari komitmen TNI untuk terus hadir membantu pemerintah daerah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
“Kami berharap pembangunan MCK ini dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat. Kehadiran fasilitas sanitasi yang layak diharapkan mampu menciptakan lingkungan yang lebih bersih, sehat, dan nyaman. Melalui TMMD ke-129, TNI bersama masyarakat terus memperkuat semangat gotong royong dalam mewujudkan pembangunan desa dan meningkatkan kesejahteraan rakyat,” ujarnya.
Di lokasi pembangunan, personel Satgas TMMD bersama warga terlihat bekerja secara bergotong royong menyelesaikan tahapan awal pembangunan. Mereka membuat rangka besi sebagai bagian dari konstruksi bangunan MCK sebelum memasuki tahap pekerjaan berikutnya.
Semangat kebersamaan yang ditunjukkan personel TNI dan masyarakat menjadi salah satu ciri khas pelaksanaan Program TMMD. Selain menghasilkan pembangunan fisik, kegiatan tersebut juga mempererat hubungan antara TNI dan masyarakat melalui budaya gotong royong.
Program TMMD sendiri merupakan program terpadu antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat yang bertujuan mempercepat pembangunan di wilayah pedesaan, terutama daerah yang masih membutuhkan peningkatan infrastruktur dan pelayanan dasar. Melalui berbagai sasaran fisik maupun nonfisik, TMMD diharapkan mampu mendorong pemerataan pembangunan sekaligus meningkatkan kualitas hidup masyarakat di wilayah sasaran.








