Tanjungpinang, Jurnalkota.co.id
Menjelang keberangkatan ke Tanah Suci pada 11 Agustus 2026, Naveeza Travel menggelar manasik umrah untuk membekali jemaah dengan pemahaman mengenai tata cara pelaksanaan ibadah umrah.
Kegiatan yang berlangsung di Hotel Aston Tanjungpinang, Jl. Adi Sucipto KM. 11, Kota Tanjungpinang, Kepulauan Riau, Minggu (9/8/2026), itu diikuti 50 peserta.
Dari jumlah tersebut, sebanyak 20 orang merupakan jemaah umrah yang dijadwalkan berangkat pada Selasa (11/8/2026). Sementara 30 peserta lainnya berasal dari kalangan masyarakat umum yang mengikuti kegiatan untuk menambah pengetahuan mengenai pelaksanaan ibadah umrah.
Manasik menjadi salah satu tahapan persiapan bagi jemaah sebelum keberangkatan. Melalui kegiatan tersebut, peserta mendapatkan pembekalan mengenai rangkaian ibadah yang akan dijalankan selama berada di Tanah Suci.
Kegiatan dipandu Ustadz Anto Makmur, Lc. Dalam pemaparannya, ia menyampaikan sejumlah materi, mulai dari tata cara pelaksanaan ibadah umrah, doa-doa, hingga adab yang perlu diperhatikan selama berada di Tanah Suci.
Penyampaian materi tidak hanya dilakukan melalui penjelasan secara lisan. Peserta juga mengikuti praktik dan simulasi sehingga dapat memperoleh gambaran mengenai rangkaian ibadah yang nantinya dijalankan.
Metode tersebut diharapkan memudahkan jemaah memahami setiap tahapan ibadah sekaligus mempersiapkan diri sebelum keberangkatan.
Selama kegiatan berlangsung, peserta terlihat mengikuti pembekalan dengan tertib. Mereka menyimak penjelasan pemateri, mencatat sejumlah materi, serta memanfaatkan sesi tanya jawab untuk mendalami hal-hal yang berkaitan dengan pelaksanaan ibadah umrah.
Direktur Naveeza Travel, Risky Ardian, mengatakan, manasik digelar untuk memastikan jemaah memiliki pemahaman yang memadai sebelum berangkat ke Tanah Suci.
Menurut dia, kesiapan jemaah tidak hanya berkaitan dengan kebutuhan perjalanan, tetapi juga pemahaman mengenai rangkaian ibadah yang akan dilaksanakan.
Karena itu, pembekalan melalui manasik menjadi bagian penting dalam persiapan sebelum keberangkatan.
“Alhamdulillah, 20 jemaah kita akan berangkat pada tanggal 11 Agustus 2026. Kami ingin setiap jemaah berangkat dalam keadaan siap secara ilmu, mental, dan fisik. Semoga Allah mudahkan dan terima ibadahnya,” ujar Risky.
Risky mengatakan, pemahaman terhadap tata cara ibadah diharapkan dapat membantu jemaah menjalankan rangkaian umrah dengan lebih tenang dan khusyuk.
Terlebih, selama berada di Tanah Suci, jemaah akan menjalani rangkaian kegiatan ibadah yang membutuhkan kesiapan, baik dari sisi pengetahuan maupun kondisi fisik.
Melalui manasik, jemaah juga memiliki kesempatan untuk bertanya langsung mengenai berbagai hal yang belum dipahami sebelum menjalani perjalanan.
Pembekalan tersebut diharapkan dapat meminimalkan kebingungan ketika jemaah menjalankan ibadah sekaligus memberikan pemahaman mengenai adab selama berada di Tanah Suci.
Tidak hanya diperuntukkan bagi 20 calon jemaah yang akan berangkat, keterlibatan 30 peserta dari kalangan umum juga menjadi bagian dari kegiatan tersebut.
Mereka mengikuti materi yang sama sebagai sarana menambah pengetahuan mengenai tata cara pelaksanaan umrah.
Dengan demikian, manasik tidak hanya menjadi kegiatan persiapan keberangkatan, tetapi juga menjadi ruang pembelajaran bagi masyarakat yang ingin memahami lebih jauh rangkaian ibadah umrah.
Sejumlah materi disampaikan secara bertahap agar peserta memahami tata cara ibadah yang nantinya dijalankan. Simulasi juga memberikan kesempatan kepada peserta untuk mempraktikkan materi yang telah disampaikan.
Bagi calon jemaah, pembekalan tersebut menjadi salah satu persiapan terakhir menjelang keberangkatan yang tinggal dua hari lagi.
Sebanyak 20 jemaah dijadwalkan memulai perjalanan pada 11 Agustus 2026. Menjelang keberangkatan tersebut, kesiapan ilmu, mental, dan fisik menjadi hal yang ditekankan dalam kegiatan manasik.
Naveeza Travel berharap pembekalan yang diberikan dapat menjadi bekal bagi jemaah selama menjalankan rangkaian ibadah di Tanah Suci.
Selain memahami tata cara ibadah, jemaah diharapkan mampu menjaga kesiapan diri dan mengikuti seluruh rangkaian perjalanan dengan baik.
Melalui kegiatan manasik tersebut, Naveeza Travel juga berharap 20 jemaah yang akan berangkat dapat menjalankan ibadah dengan lancar dan khusyuk serta kembali membawa pengalaman spiritual yang bermanfaat bagi diri sendiri maupun keluarga.








