Bintan, Jurnalkota.co.id
Kepolisian Sektor (Polsek) Bintan Timur menggelar Gerakan Sesajid atau Sedekah Sandal ke Masjid sebagai bentuk kepedulian terhadap kenyamanan masyarakat dalam menjalankan ibadah.
Kegiatan sosial tersebut dilaksanakan oleh jajaran Bhabinkamtibmas Polsek Bintan Timur dengan membagikan sandal kepada sejumlah masjid dan surau di wilayah hukum Polsek Bintan Timur, Jumat (21/8/2026).

Gerakan Sesajid dimulai sekitar pukul 10.30 WIB dengan menyasar 12 masjid dan surau yang tersebar di tiga kecamatan, yakni Kecamatan Bintan Timur, Bintan Pesisir, dan Mantang, Kabupaten Bintan, Kepulauan Riau.
Sandal yang disalurkan diperuntukkan bagi jemaah dan masyarakat yang datang untuk melaksanakan ibadah. Bantuan sederhana tersebut diharapkan dapat menunjang kebutuhan fasilitas di lingkungan masjid dan surau sekaligus memberikan kenyamanan kepada para jemaah.
Pelaksanaan kegiatan dipercayakan kepada para Bhabinkamtibmas yang bertugas di masing-masing wilayah. Para personel mendatangi tempat ibadah dan menyerahkan sandal kepada pengurus masjid maupun surau agar dapat dimanfaatkan bersama oleh masyarakat.
Kapolsek Bintan Timur AKP Aang Setiawan mengatakan, Gerakan Sesajid merupakan salah satu bentuk kepedulian personel Polri terhadap kebutuhan masyarakat, khususnya dalam mendukung kenyamanan warga ketika melaksanakan ibadah.
Menurut Aang, kehadiran Polri di tengah masyarakat tidak hanya diwujudkan melalui pelaksanaan tugas pemeliharaan keamanan dan ketertiban. Polri juga memiliki tanggung jawab sosial untuk membantu masyarakat melalui kegiatan yang memberikan manfaat langsung.
“Melalui kegiatan sederhana ini, kami berharap dapat memberikan manfaat bagi masyarakat dan jemaah yang melaksanakan ibadah,” kata Aang.
“Ini juga menjadi bentuk nyata kehadiran Polri yang tidak hanya menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga peduli terhadap lingkungan sosial dan kehidupan masyarakat,” sambungnya.
Aang menjelaskan, sandal merupakan salah satu fasilitas yang kerap dibutuhkan di masjid dan surau. Keberadaan sandal yang dapat digunakan bersama dinilai membantu jemaah, terutama ketika hendak mengambil air wudu atau menggunakan fasilitas lain di sekitar tempat ibadah.
Meski nilai bantuan yang diberikan tidak besar, lanjut dia, manfaatnya diharapkan dapat dirasakan secara langsung oleh masyarakat. Gerakan tersebut juga menjadi pengingat bahwa kepedulian sosial dapat diwujudkan melalui berbagai cara, termasuk dengan memenuhi kebutuhan sederhana yang sering digunakan dalam aktivitas sehari-hari.
Selain membagikan sandal, kegiatan tersebut dimanfaatkan para Bhabinkamtibmas untuk bersilaturahmi dengan pengurus masjid, tokoh agama, dan masyarakat setempat. Pertemuan secara langsung itu menjadi bagian dari upaya membangun komunikasi yang lebih dekat antara kepolisian dan warga.
Melalui komunikasi tersebut, personel kepolisian dapat mendengarkan berbagai informasi, aspirasi, ataupun persoalan yang berkembang di lingkungan masyarakat. Kedekatan antara Bhabinkamtibmas dan warga diharapkan dapat mendukung upaya menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat atau kamtibmas.
Bhabinkamtibmas mempunyai peran penting sebagai penghubung antara kepolisian dan masyarakat di tingkat desa maupun kelurahan. Selain menyampaikan pesan-pesan kamtibmas, personel juga dituntut mampu mengenali kondisi sosial serta membangun hubungan yang baik dengan seluruh unsur masyarakat.
Karena itu, kegiatan sosial seperti Gerakan Sesajid tidak hanya dimaknai sebagai penyerahan bantuan. Kegiatan tersebut sekaligus menjadi sarana memperkuat kemitraan antara Polri, tokoh agama, pengurus tempat ibadah, dan masyarakat.
Tempat ibadah juga memiliki peran strategis dalam menjaga kerukunan serta membangun kepedulian sosial. Dengan menjalin komunikasi bersama pengurus masjid dan surau, kepolisian berharap pesan mengenai pentingnya menjaga keamanan, ketertiban, dan keharmonisan dapat disampaikan lebih luas kepada masyarakat.
Polsek Bintan Timur berharap sandal yang telah diserahkan dapat dirawat dan digunakan dengan baik oleh para jemaah. Pengelola masjid dan surau juga diharapkan dapat menempatkan bantuan tersebut pada lokasi yang mudah dijangkau, terutama di sekitar tempat wudu dan area fasilitas umum lainnya.
Aang menambahkan, kepedulian terhadap tempat ibadah merupakan bagian dari upaya membangun lingkungan sosial yang aman, nyaman, dan harmonis. Menurut dia, situasi kamtibmas yang kondusif tidak dapat diwujudkan hanya melalui kegiatan patroli maupun penegakan hukum, tetapi juga membutuhkan hubungan yang kuat antara kepolisian dan masyarakat.
Hubungan tersebut perlu dibangun melalui komunikasi serta kegiatan positif yang menyentuh kebutuhan warga. Dengan demikian, masyarakat tidak hanya melihat kepolisian sebagai institusi penegak hukum, tetapi juga sebagai mitra yang hadir dan peduli terhadap berbagai persoalan sosial.
Dalam pelaksanaannya, Gerakan Sesajid berlangsung dengan tertib dan mendapat sambutan dari pengurus tempat ibadah yang dikunjungi. Pembagian bantuan di sejumlah lokasi dilakukan secara bertahap oleh para Bhabinkamtibmas sesuai wilayah tugas masing-masing.
Kegiatan yang menjangkau tiga kecamatan tersebut juga menunjukkan pentingnya pemerataan pelaksanaan program sosial hingga ke wilayah pesisir dan kepulauan. Masjid dan surau di Kecamatan Bintan Timur, Bintan Pesisir, serta Mantang dipilih agar manfaat kegiatan dapat dirasakan masyarakat di berbagai wilayah hukum Polsek Bintan Timur.
Melalui Gerakan Sesajid, Polsek Bintan Timur berharap semangat berbagi dan kepedulian terhadap sesama terus tumbuh. Kegiatan itu juga diharapkan mampu mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat sekaligus menciptakan suasana yang aman serta nyaman dalam menjalankan kegiatan keagamaan.
Polsek Bintan Timur pun mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan di lingkungan masing-masing. Warga diharapkan tidak ragu menyampaikan informasi kepada Bhabinkamtibmas atau kantor kepolisian terdekat apabila menemukan gangguan keamanan maupun persoalan yang membutuhkan kehadiran petugas.
Dengan kolaborasi yang berkelanjutan, kepolisian dan masyarakat diharapkan dapat menciptakan lingkungan yang tertib, damai, serta mendukung pelaksanaan ibadah dengan aman dan nyaman.








