80 Anak Muda Tanjungpinang Ikuti Lomba Video Literasi, Promosikan Layanan Perpustakaan

Jasa Maklon Sabun

Tanjungpinang, Jurnalkota.co.id

Sebanyak 80 anak muda berusia 17 hingga 35 tahun mengikuti Lomba Video Konten Literasi 2026 yang digelar Pemerintah Kota (Pemko) Tanjungpinang melalui Dinas Perpustakaan dan Kearsipan.

Lomba tersebut menjadi ruang bagi generasi muda untuk mengembangkan kreativitas sekaligus mempromosikan program, fasilitas, dan layanan perpustakaan kepada masyarakat.

Sebelum mengikuti perlombaan, para peserta mendapat pembekalan mengenai pembuatan video konten literasi di Aula Megat Seri Rama, Kantor Camat Tanjungpinang Barat, Selasa (22/9/2026).

Pelaksana Tugas (Plt) Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Pemko Tanjungpinang Yoni Fadri mengatakan, kegiatan tersebut merupakan salah satu upaya pemerintah kota dalam meningkatkan keterampilan literasi digital masyarakat.

“Pelaksanaan lomba video konten literasi ini merupakan upaya pemerintah kota untuk memberikan ruang kreativitas bagi perorangan maupun masyarakat umum serta menumbuhkan budaya baca dan literasi di tengah masyarakat,” ujar Yoni.

Menurut dia, video dapat menjadi sarana yang efektif untuk menyebarluaskan informasi mengenai program perpustakaan. Konten yang menarik dan mudah dipahami diharapkan mampu mendorong masyarakat, terutama generasi muda, untuk berkunjung serta memanfaatkan layanan perpustakaan.

Yoni mengatakan, peserta tidak hanya dituntut menghasilkan video yang kreatif, tetapi juga harus mampu menyampaikan informasi yang edukatif dan dapat dipertanggungjawabkan.

Ia mengingatkan penggunaan teknologi digital dalam proses pembuatan dan penyebaran konten harus dilakukan secara bijak, aman, dan bertanggung jawab.

Selain mempromosikan layanan perpustakaan, peserta juga didorong mengangkat berbagai potensi Kota Tanjungpinang melalui video yang mereka produksi.

Menurut Yoni, banyak potensi daerah yang dapat dikembangkan menjadi materi konten, mulai dari situs bersejarah, kuliner khas, kebudayaan, hingga kearifan lokal. Konten tersebut dinilai dapat membantu memperkenalkan daya tarik Tanjungpinang kepada masyarakat dari luar daerah.

“Ini kegiatan yang sangat bagus. Banyak informasi tentang Tanjungpinang yang dapat disajikan dalam bentuk video,” kata Yoni.

“Selain membantu mempromosikan program perpustakaan, konten yang dibuat peserta juga bisa mendukung promosi pariwisata Tanjungpinang, seperti tempat-tempat bersejarah, kuliner, dan budaya yang tidak ditemukan di daerah lain,” lanjutnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Tanjungpinang Meitya Yulianty mengatakan, lomba video konten literasi diharapkan dapat membantu meningkatkan jumlah kunjungan masyarakat ke perpustakaan.

Melalui karya para peserta, informasi mengenai layanan dan fasilitas perpustakaan dapat disampaikan dengan format yang lebih kreatif serta mudah diterima masyarakat.

“Melalui kegiatan ini, peserta lomba akan mempromosikan layanan dan fasilitas perpustakaan. Selain itu, peserta juga akan semakin terampil membuat video yang informatif, edukatif, dan inspiratif bagi masyarakat,” ujar Meitya.

Ia menjelaskan, penyelenggaraan lomba tersebut juga bertujuan memperluas penyebaran informasi mengenai program perpustakaan, mengembangkan budaya membaca dan literasi, serta memberikan ruang bagi masyarakat untuk berkreasi.

Meitya berharap video yang dihasilkan tidak hanya menarik secara visual, tetapi juga memiliki pesan yang kuat dan mampu mengajak masyarakat memanfaatkan perpustakaan sebagai tempat memperoleh pengetahuan.

Menurut dia, perkembangan teknologi dan media sosial membuka peluang bagi perpustakaan untuk memperkenalkan layanannya secara lebih luas. Video pendek yang kreatif dapat menjangkau kelompok masyarakat yang selama ini belum mengetahui program maupun fasilitas yang tersedia.

Pembekalan peserta berlangsung selama dua hari, yakni pada 22–23 September 2026. Dalam kegiatan tersebut, peserta memperoleh materi dan arahan untuk meningkatkan kualitas konten yang akan dilombakan.

Setelah mengikuti pembekalan, para peserta diberi kesempatan menyempurnakan video masing-masing. Karya tersebut selanjutnya dikumpulkan kepada panitia untuk mengikuti proses seleksi dan penilaian oleh dewan juri.

Melalui lomba tersebut, Pemko Tanjungpinang berharap semakin banyak konten digital yang mampu memperkenalkan perpustakaan sekaligus memperkuat budaya literasi di tengah masyarakat.

Jasa Maklon Skincare Tangerang

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *