Tanjungpinang, Jurnalkota.online
Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Hukum, dan Politik Pemerintah Kota Tanjungpinang Teguh Ahmad Syafari, membuka kegiatan Aksi Bergizi Pemberian Tablet Tambah Darah bagi Remaja Putri, di SMP Negeri 16 Tanjungpinang, Jl. Ganet, Perum Hangtuah Permai 4, Kota Tanjungpinang, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), Selasa (28/11/2023).
Dalam sambutannya, Teguh Ahmad Syafari mengatakan, bahwa kesehatan remaja menjadi fokus penting, mengingat kelompok remaja tengah bersiap menghadapi puncak demografi pada Tahun 2030.
“Artinya, kesehatan remaja menjadi faktor penentu dalam membangun generasi masa depan,” kata Teguh Ahmad Syafari.
Berdasarkan data Tahun 2018, Teguh Ahmad Syafari menyebut, angka kejadian anemia di Indonesia tergolong tinggi, dengan prevalensi anemia pada remaja mencapai 32 persen atau setara dengan 3-4 dari 10 remaja yang terkena anemia.
Dampaknya, menurut Teguh Ahmad Syafari, dapat terlihat pada kurang optimalnya kemampuan belajar dan prestasi anak di sekolah.
Oleh karena itu, kata Teguh Ahmad Syafari, kegiatan ini bukan hanya sekedar pemberian tablet tambah darah, melainkan juga sebuah upaya edukasi.
“Diharapkan, remaja putri akan semakin memahami pentingnya menjaga kesehatan dan mengonsumsi nutrisi yang sesuai untuk mendukung pertumbuhan dan perkembangan mereka,” ujar Teguh Ahmad Syafari.
Dalam kesempatan tersebut, Teguh Ahmad Syafari juga mengajak seluruh pihak terkait, termasuk sekolah dan orang tua, untuk bersama-sama mendukung kegiatan ini, demi menciptakan generasi yang sehat, cerdas, dan berprestasi di masa depan.
Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana Kota Tanjungpinang Elfiani Sandri mengatakan, bahwa kasus anemia, khususnya di kalangan remaja putri, menjadi perhatian serius.
Menurut Elfiani Sandri, data menunjukkan, bahwa prevalensi anemia pada usia 5-14 tahun mencapai 26,8 persen, sementara pada usia 15-24 tahun mencapai 32 persen.
“Hal ini merupakan kondisi yang mengkhawatirkan, karena dapat mengurangi konsentrasi belajar anak-anak,” sebut Elfiani Sandri.
Karenanya, Elfiani Sandri berharap, kegiatan ini tidak hanya memberikan manfaat fisik melalui tablet tambah darah, tetapi juga memberikan pemahaman yang lebih baik kepada remaja putri tentang pentingnya konsumsi gizi yang seimbang.
“Pendidikan dan kampanye seperti ini, diharapkan dapat membantu mengurangi kasus stunting dan menciptakan generasi yang lebih sehat di Kota Tanjungpinang,” harap Elfiani Sandri.
Sebagai informasi, tahun ini, kegiatan aksi bergizi pemberian tablet tambah darah dilakukan di dua sekolah, yaitu SMP Negeri 16 dan SMP Negeri 1 Tanjungpinang.
“Mudah-mudahan, ini menjadi awal untuk membiasakan anak-anak remaja putri mengonsumsi tablet tambah darah secara rutin setiap minggu,” tambah Elfiani Sandri.
Acara turut diikuti, Kepala Sekolah SMP Negeri 16 Tanjungpinang, dan Kepala Puskesmas Batu 10, yang menandakan komitmen bersama untuk mendukung kesehatan dan masa depan generasi muda di Kota Tanjungpinang.
Editor: Antoni








