Natuna, Jurnalkota.co.id
Kapal Perang Republik Indonesia KRI Silas Papare-386 melaksanakan latihan Lawan Sabotase Bawah Air (LSBA) di wilayah Laut Natuna Utara, Rabu (11/3/2026).
Latihan tersebut merupakan bagian dari upaya meningkatkan kesiapsiagaan prajurit TNI Angkatan Laut dalam menjaga keamanan perairan perbatasan Indonesia.
Kegiatan ini difokuskan pada peningkatan kemampuan prajurit dalam mendeteksi serta mengantisipasi berbagai potensi ancaman yang dapat muncul dari bawah permukaan laut.
Komandan KRI Silas Papare-386 Mayor Laut (P) Firman Syahputra mengatakan latihan LSBA merupakan salah satu bentuk kesiapan unsur TNI AL dalam menghadapi berbagai kemungkinan gangguan keamanan di laut.
Menurutnya, ancaman sabotase terhadap kapal perang maupun instalasi penting di laut harus diantisipasi melalui latihan yang terencana dan terukur.
Dalam skenario latihan, prajurit KRI Silas Papare-386 melaksanakan sejumlah tahapan kegiatan mulai dari pengamatan, identifikasi ancaman bawah air, hingga tindakan pengamanan terhadap kapal.
Selain itu, latihan juga menuntut kesiapsiagaan serta koordinasi yang baik antarbagian di kapal guna memastikan setiap potensi ancaman dapat ditangani secara cepat dan efektif.
Pelaksanaan latihan di wilayah Laut Natuna Utara memiliki arti strategis mengingat kawasan tersebut merupakan salah satu wilayah perbatasan laut Indonesia yang memiliki aktivitas maritim cukup tinggi.
Karena itu, kesiapan personel dan unsur kapal perang menjadi faktor penting dalam menjaga stabilitas keamanan dan kedaulatan wilayah perairan Indonesia.
Meski dihadapkan pada kondisi laut yang dinamis, seluruh rangkaian latihan dapat berlangsung dengan aman dan lancar.
Hal ini menunjukkan profesionalisme prajurit KRI Silas Papare-386 dalam menjalankan tugas sekaligus menjadi bagian dari komitmen TNI Angkatan Laut dalam menjaga keamanan dan kedaulatan wilayah laut Indonesia.







