Kuantan Singingi, Jurnalkota.co.id
Pemerintah Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing) mulai mempersiapkan aparatur sipil negara (ASN) yang akan memasuki masa purna tugas melalui penguatan literasi keuangan dan pemahaman jaminan sosial.
Wakil Bupati Kuansing, H. Muklisin, secara resmi membuka kegiatan Sosialisasi Ketaspenan, Peningkatan Literasi Keuangan, serta Produk Bank Mandiri Taspen yang digelar di Pendopo Rumah Dinas Bupati Kuansing, Rabu (15/4/2026).
Kegiatan ini diikuti sebanyak 112 ASN yang berasal dari berbagai sektor, mulai dari tenaga teknis, pendidik, hingga tenaga kesehatan. Para peserta merupakan ASN yang akan memasuki batas usia pensiun (BUP) dalam periode Juni hingga November 2026, serta ASN aktif yang ingin mempersiapkan masa pensiun sejak dini.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Sekretaris Daerah, Kepala Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Kuansing Drs. Muradi, perwakilan PT Taspen Pekanbaru, serta pimpinan Bank Mandiri Taspen Kuantan Singingi.
Kepala BKPP Kuansing, Muradi, dalam laporannya menyampaikan bahwa kegiatan sosialisasi ini bertujuan memberikan pemahaman komprehensif kepada ASN terkait pengelolaan dana pensiun, manfaat program Taspen, serta pentingnya perencanaan keuangan yang matang.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin memastikan para ASN memahami hak dan kewajibannya menjelang masa pensiun, termasuk bagaimana mengelola dana yang diterima agar tetap produktif dan sejahtera,” ujar Muradi.
Ia menambahkan, masa pensiun merupakan fase penting yang perlu dipersiapkan secara matang, tidak hanya dari sisi administrasi, tetapi juga kesiapan mental dan finansial.
Sementara itu, perwakilan PT Taspen menegaskan komitmennya dalam memberikan layanan jaminan sosial bagi ASN, termasuk jaminan kecelakaan kerja, jaminan kematian, serta pembayaran pensiun yang dilakukan secara tepat waktu dan transparan.
Dalam kesempatan tersebut, peserta juga diingatkan untuk selalu waspada terhadap berbagai bentuk penipuan yang mengatasnamakan Taspen maupun lembaga keuangan lainnya, terutama menjelang pencairan dana pensiun.
“ASN diharapkan tidak mudah percaya terhadap informasi yang tidak jelas sumbernya. Pastikan seluruh layanan dilakukan melalui kanal resmi,” tegas perwakilan Taspen.
Di sisi lain, Bank Mandiri Taspen turut memperkenalkan berbagai produk dan layanan perbankan yang dirancang khusus untuk mendukung kesejahteraan pensiunan, mulai dari pembiayaan, tabungan, hingga layanan keuangan lainnya yang dapat dimanfaatkan setelah purna tugas.
Wakil Bupati Kuansing, H. Muklisin, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas sinergi yang terjalin antara pemerintah daerah, PT Taspen, dan Bank Mandiri Taspen dalam memberikan edukasi kepada ASN.
Ia juga menyampaikan penghargaan kepada para ASN yang akan memasuki masa pensiun atas dedikasi dan pengabdian yang telah diberikan selama ini kepada negara dan masyarakat.
“Pensiun bukanlah akhir dari segalanya, melainkan awal dari babak baru kehidupan. ASN tetap bisa berkarya, berkontribusi, dan berperan aktif di tengah masyarakat,” ujar Muklisin.
Menurutnya, dengan bekal literasi keuangan yang baik, para ASN diharapkan mampu mengelola dana pensiun secara bijak, sehingga tetap mandiri dan sejahtera di masa depan.
Kegiatan sosialisasi ini menjadi salah satu langkah konkret Pemerintah Kabupaten Kuansing dalam memastikan para ASN memasuki masa purna tugas dengan kesiapan yang matang, baik dari sisi ekonomi maupun psikologis.
Melalui pembekalan ini, diharapkan para ASN tidak hanya siap secara administratif, tetapi juga memiliki perencanaan keuangan yang kuat serta semangat untuk tetap produktif di masa pensiun.














