Jakarta, Jurnalkota.co.id
Sebanyak 343 kepala keluarga (KK) atau 1.068 jiwa di RW 09 Kelurahan Kembangan Selatan, Kecamatan Kembangan, Jakarta Barat, terdampak banjir akibat luapan Kali Pesanggrahan dan Kali Angke.
Banjir terjadi setelah hujan berintensitas tinggi mengguyur wilayah tersebut sejak Kamis malam hingga Jumat pagi. Luapan air dari kedua sungai merendam permukiman warga sejak sekitar pukul 06.00 WIB.
Lurah Kembangan Selatan Reza Febryan mengatakan, tinggi muka air di Kali Pesanggrahan sempat mencapai 325 sentimeter.
Selain curah hujan tinggi, menurut dia, terdapat kendala teknis di lapangan yang turut memperparah kondisi banjir, di antaranya pintu air yang tidak tertutup rapat serta belum optimalnya fungsi rumah pompa.
“Beberapa faktor teknis menjadi kendala, termasuk pintu air yang kurang rapat dan rumah pompa yang saat ini belum dilengkapi unit pompa yang berfungsi,” ujar Reza, Sabtu (21/2/2026).
Ketua RW 09 Kembangan Selatan Masim menambahkan, bantuan logistik telah disalurkan kepada warga di RT 01, 02, 04, dan 05 yang terdampak banjir.
“Warga sudah menerima bantuan berupa bahan kebutuhan pokok, makanan siap saji, perlengkapan bayi, hingga matras dan selimut bagi para pengungsi,” kata Masim.
Sebelumnya, Wali Kota Jakarta Barat Iin Mutmainnah memastikan kebutuhan dasar warga terdampak telah terpenuhi. Ia juga meninjau langsung lokasi pengungsian sekaligus menyerahkan bantuan.
“Alhamdulillah, hari ini kami meninjau langsung dan menyalurkan bantuan kepada warga terdampak. Semoga dapat membantu meringankan beban mereka,” ujar Iin.
Terkait penanganan jangka panjang, Pemerintah Kota Jakarta Barat berencana melengkapi rumah pompa di wilayah tersebut dengan unit baru melalui Suku Dinas Sumber Daya Air (SDA) Jakarta Barat.
Iin juga mengingatkan warga untuk meningkatkan kewaspadaan di tengah potensi cuaca ekstrem yang masih dapat terjadi. Ia mengimbau masyarakat tidak membuang sampah ke sungai dan tidak merusak struktur turap.
“Kami minta warga tidak membuang sampah ke kali dan tidak merusak struktur turap seperti melubangi sheet pile, karena dapat membahayakan saat debit air meningkat,” tandasnya.
Penulis: Awal
Editor: Antoni








