Tanjungpinang, Jurnalkota.co.id
Sebanyak 450 regu telah mendaftar untuk mengikuti Gerak Jalan Proklamasi 2026 yang digelar Pemerintah Kota Tanjungpinang dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Ratusan regu tersebut akan mengikuti tiga nomor gerak jalan, yakni 8 kilometer (8K), 17 kilometer (17K), dan 45 kilometer (45K).
Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Kota Tanjungpinang Ruli Friady mengatakan, jumlah tersebut merupakan data pendaftar hingga Selasa (11/8/2026).
Menjelang pelaksanaan, panitia terus mematangkan berbagai persiapan, mulai dari teknis perlombaan hingga pengamanan selama kegiatan berlangsung.
Koordinasi juga dilakukan dengan sejumlah pihak, antara lain kepolisian, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), dan Dinas Perhubungan (Dishub).
“Kemarin sudah dengan eksternal, kepolisian, Satpol PP dan Dishub. Seminggu sebelum hari H kita rapat terakhir dengan tim untuk finalisasi,” kata Ruli.
Gerak Jalan Proklamasi tahun ini akan dilaksanakan secara bertahap berdasarkan jarak yang diperlombakan.
Nomor 17K dijadwalkan berlangsung pada Sabtu (22/8/2026), disusul nomor 8K pada Minggu (23/8/2026). Sementara nomor terjauh, 45K, dijadwalkan berlangsung pada Sabtu (29/8/2026).
Pendaftaran peserta untuk masing-masing nomor akan ditutup paling lambat tiga hari sebelum pelaksanaan atau H-3.
Panitia membagi peserta ke dalam sejumlah kategori berdasarkan unsur dan kelompok peserta.
Untuk nomor 8K dan 17K, terdapat empat kategori. Kategori pertama meliputi TNI/Polri, Satpol PP, pemadam kebakaran, Basarnas, polisi khusus, petugas keamanan, KPLP, BNPB, Bea Cukai, Navigasi, dan Dishub.
Kategori kedua diperuntukkan bagi organisasi perangkat daerah (OPD) Pemkot Tanjungpinang, instansi vertikal, PKK, Gabungan Organisasi Wanita (GOW), Dharma Wanita, BUMN, BUMD, serta guru.
Adapun kategori ketiga terdiri dari peserta umum, organisasi kemasyarakatan, mahasiswa, serta RT/RW. Sementara kategori keempat khusus untuk pelajar.
Pembagian kategori berbeda diterapkan pada nomor 45K. Pada nomor ini, panitia menetapkan tiga kategori peserta.
Kategori pertama terdiri dari unsur TNI/Polri dan keamanan. Kategori kedua meliputi OPD Pemkot Tanjungpinang dan instansi vertikal. Sedangkan kategori ketiga diperuntukkan bagi peserta umum, organisasi kemasyarakatan, mahasiswa, serta RT/RW.
Selain mematangkan teknis pelaksanaan, panitia tahun ini memberikan perhatian khusus terhadap ketertiban peserta selama kegiatan berlangsung.
Salah satu langkah yang diterapkan adalah kewajiban menandatangani pakta integritas bagi penanggung jawab setiap regu.
Kebijakan tersebut diterapkan sebagai bagian dari upaya panitia mengantisipasi terjadinya kericuhan maupun gangguan ketertiban seperti yang terjadi pada pelaksanaan tahun sebelumnya.
Pakta integritas dapat diunduh peserta saat melakukan pendaftaran secara daring. Dokumen tersebut kemudian harus ditandatangani oleh penanggung jawab regu dan dibubuhi meterai.
Dokumen yang telah ditandatangani wajib diserahkan ketika penanggung jawab regu mengambil nomor dada peserta.
Menurut Ruli, pakta integritas antara lain mengatur kewajiban peserta untuk menjaga ketertiban selama mengikuti Gerak Jalan Proklamasi.
Penanggung jawab regu juga diminta memastikan seluruh anggota regunya mematuhi ketentuan yang telah ditetapkan panitia.
“Salah satu isinya mengatur soal ketertiban. Kalau terjadi kerugian, itu juga menjadi tanggung jawab regunya,” ujar Ruli.
Dengan aturan tersebut, panitia berharap seluruh peserta dapat mengikuti perlombaan dengan tertib sehingga Gerak Jalan Proklamasi dapat berlangsung aman dan lancar.
Gerak Jalan Proklamasi merupakan salah satu kegiatan yang digelar Pemkot Tanjungpinang dalam menyemarakkan peringatan HUT Kemerdekaan RI.
Tingginya jumlah pendaftar hingga mencapai sekitar 450 regu menunjukkan antusiasme berbagai kelompok masyarakat untuk ikut dalam kegiatan tersebut.
Jumlah peserta masih berpotensi bertambah mengingat pendaftaran baru akan ditutup H-3 untuk masing-masing nomor yang diperlombakan.
Panitia selanjutnya akan melakukan finalisasi persiapan bersama pihak terkait, terutama menyangkut teknis pelaksanaan, pengaturan lalu lintas, keamanan, serta ketertiban peserta selama kegiatan berlangsung.Judul utama yang saya rekomendasikan:














