Tanjungpinang, Jurnalkota.co.id
Sebanyak 56 calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kota Tanjungpinang mulai memasuki masa tantingan dan karantina menjelang pelaksanaan upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia pada 17 Agustus 2026.
Masa pembinaan tersebut diawali dengan Apel Pengantar Tantingan yang dipimpin Wakil Wali Kota Tanjungpinang Raja Ariza di halaman parkir Alltrue Hotel, Jalan Gudang Minyak, Kota Tanjungpinang, Senin (10/8/2026).
Apel menjadi penanda dimulainya tahapan pembinaan intensif bagi para calon Paskibraka yang nantinya mendapat tugas mengibarkan Sang Merah Putih pada upacara peringatan HUT ke-81 RI tingkat Kota Tanjungpinang.
Prosesi ditandai dengan penyiraman calon Paskibraka sebagai simbol dimulainya masa pembinaan.
Kegiatan juga diisi dengan pembacaan naskah Dharma Mulia Putra Indonesia oleh Raja Ariza yang diikuti seluruh calon Paskibraka.
“Jika adik-adik sudah berketepatan diri, dengan sukarela melatih diri, membina sikap serta meningkatkan kemampuan untuk berbakti kepada Tuhan Yang Maha Esa, dan mengabdi kepada Bangsa dan Negara untuk mencapai masyarakat Pancasila dengan insan-insan Pancasila di dalamnya, adik-adik dipersilakan balik kanan,” ucap Raja Ariza saat membacakan bagian naskah Dharma Mulia Putra Indonesia.
Prosesi tersebut menjadi bagian dari pembentukan kesiapan para calon Paskibraka sebelum menjalani pembinaan dan latihan secara intensif.
Raja Ariza Ingatkan Amanah Besar Paskibraka
Usai prosesi penyiraman, Raja Ariza memberikan semangat kepada para calon Paskibraka. Ia mengaku bangga kepada para pelajar yang berhasil melewati rangkaian seleksi hingga terpilih menjadi calon anggota Paskibraka Kota Tanjungpinang.
Menurut Raja Ariza, menjadi anggota Paskibraka bukan sekadar mendapat kesempatan untuk tampil dalam upacara peringatan Hari Kemerdekaan.
Di balik tugas tersebut terdapat tanggung jawab besar yang membutuhkan kedisiplinan, ketangguhan, kesabaran, pengetahuan, serta dedikasi.
“Terpilih menjadi anggota Paskibraka ini bukanlah tugas yang mudah, karena diutamakan untuk disiplin, dedikasi, ilmu pengetahuan, ketangguhan, kesabaran, dan ketekunan. Ini adalah amanah besar yang diberikan kepada adik-adik,” kata Raja Ariza.
Ia mengingatkan bahwa tidak semua pelajar memiliki kesempatan untuk menjadi bagian dari Paskibraka. Karena itu, kesempatan yang diperoleh harus dijalankan dengan sungguh-sungguh.
“Tidak semua siswa bisa mendapat kesempatan ini, maka laksanakan dengan penuh disiplin dan tanggung jawab,” pesannya.
Raja Ariza mengatakan, anggota Paskibraka merupakan salah satu cerminan generasi muda yang diharapkan kelak mampu menjadi pemimpin bangsa.
Karena itu, proses pembinaan tidak hanya ditujukan untuk mempersiapkan kemampuan baris-berbaris dan pelaksanaan upacara, tetapi juga membentuk karakter, kedisiplinan, kekompakan, serta rasa tanggung jawab.
Jalani Karantina Selama Tujuh Hari
Proses tantingan juga menjadi bagian dari pengujian kesanggupan fisik dan mental para calon Paskibraka sebelum menjalankan tugas pada 17 Agustus mendatang.
Para peserta harus siap meninggalkan kenyamanan di rumah untuk mengikuti rangkaian pembinaan dan latihan selama masa karantina.
Raja Ariza meminta seluruh calon Paskibraka menjaga kondisi kesehatan selama mengikuti kegiatan. Kesiapan fisik dinilai menjadi salah satu hal penting agar seluruh peserta dapat menjalani latihan hingga pelaksanaan upacara dengan baik.
“Adik-adik harus siap dan semangat untuk menghadapi tugas mengibarkan Sang Merah Putih. Jaga kesehatan selama masa pembinaan hingga pelaksanaan 17 Agustus mendatang,” ujar Raja Ariza.
Ia juga berharap seluruh rangkaian pembinaan hingga pelaksanaan tugas pengibaran bendera dapat berjalan lancar.
“Semoga seluruh jajaran dan adik-adik diberi kelancaran serta sukses melaksanakan tugas,” katanya.
Sebanyak 56 calon Paskibraka Kota Tanjungpinang, terdiri dari 29 putra dan 27 putri, akan menjalani masa karantina yang disebut Desa Bahagia selama tujuh hari.
Karantina berlangsung mulai 10 hingga 17 Agustus 2026. Selama periode tersebut, para calon Paskibraka akan menjalani pembinaan sebagai persiapan menjelang tugas utama pada peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Melalui masa pembinaan tersebut, para peserta diharapkan tidak hanya siap secara fisik dan teknis dalam menjalankan tugas pengibaran bendera, tetapi juga memiliki mental, karakter, kedisiplinan, dan rasa tanggung jawab sebagai generasi muda.
Puncaknya, para anggota Paskibraka akan menjalankan salah satu tugas penting dalam rangkaian peringatan Hari Kemerdekaan, yakni mengibarkan Sang Merah Putih pada upacara 17 Agustus 2026 tingkat Kota Tanjungpinang.











