Tanjungpinang, Jurnalkota.co.id
Wakil Wali Kota Tanjungpinang Raja Ariza membuka kegiatan Bimbingan Teknologi (Bimtek) E-Purchasing Katalog Versi 6 di Aula Sultan Sulaiman Badrul Alamsyah, Kantor Wali Kota Tanjungpinang, Selasa (4/11/2025).
Dalam sambutannya, Raja Ariza menegaskan bahwa Pemerintah Kota (Pemko) Tanjungpinang terus berkomitmen melakukan transformasi digital di berbagai bidang tata kelola pemerintahan, termasuk pengadaan barang dan jasa. Menurutnya, penerapan sistem e-katalog merupakan langkah strategis dalam mewujudkan transparansi, akuntabilitas, serta efisiensi dalam proses pengadaan.
“Penggunaan katalog elektronik versi 6 ini sangat penting karena merupakan bagian dari transformasi digital nasional di bidang pengadaan. Dengan sistem yang lebih modern, cepat, dan terintegrasi, seluruh proses mulai dari pemilihan produk hingga transaksi bisa dilakukan secara elektronik, transparan, dan efisien,” ujar Raja Ariza.
Ia menambahkan, seluruh transaksi dalam sistem katalog versi 6 tercatat secara realtime dan dapat diawasi publik maupun lembaga pengawas. Hal itu dinilai mampu memperkecil potensi penyimpangan dan memperkuat prinsip good governance.
“Selain meminimalkan penyimpangan, sistem ini memungkinkan pembelian langsung tanpa proses lelang, membandingkan harga antarproduk dengan cepat, sekaligus menghemat waktu administrasi dan biaya operasional,” katanya.
Raja Ariza juga menyoroti manfaat katalog lokal dan sektoral bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Melalui sistem daring, para pelaku usaha dapat mendaftarkan produk dan jasanya untuk mengakses pasar pemerintah yang lebih luas.
“Ini bagian dari dukungan terhadap gerakan Bangga Buatan Indonesia serta upaya memperkuat ekonomi daerah. Karena itu, manfaatkan kegiatan bimtek ini sebaik mungkin untuk memudahkan pekerjaan, terutama dalam pengadaan barang dan jasa,” pesan Raja Ariza.
Kegiatan Bimtek diikuti oleh 260 peserta, terdiri atas pengguna anggaran, kuasa pengguna anggaran, pejabat pembuat komitmen, bendahara, aparatur sipil negara yang terlibat dalam proses pengadaan, serta pejabat pengadaan dan penyedia barang/jasa.








