Lebak, Jurnalkota.co.id
Pergerakan tanah yang dipicu tingginya intensitas hujan menyebabkan lima rumah warga rusak berat dan satu rumah ambruk di Kampung Pasir Malati, RT 02/RW 01, Desa Tambakbaya, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Lebak, Sabtu (7/3/2026).
Peristiwa tersebut terjadi setelah hujan deras mengguyur wilayah tersebut dalam waktu cukup lama sehingga membuat kondisi tanah menjadi labil.
Selain itu, tingginya debit air di Kali Ciujung juga diduga memperparah kondisi tanah hingga memicu longsor di sekitar permukiman warga.
Akibatnya, beberapa rumah warga mengalami retakan pada dinding dan bangunan hingga akhirnya satu rumah dilaporkan ambruk.
Salah seorang warga setempat, Alex, mengatakan terdapat lima rumah yang mengalami kerusakan berat akibat pergerakan tanah tersebut.
“Total ada lima rumah yang mengalami kerusakan berat dan satu rumah di antaranya ambruk sekitar pukul 13.00 WIB,” ujar Alex.
Menurut dia, rumah yang terdampak berada tidak jauh dari aliran Kali Ciujung serta tebing tanah sehingga rentan terkena dampak longsor.
Alex juga mengapresiasi respons cepat pemerintah desa yang segera turun ke lokasi untuk melakukan peninjauan setelah kejadian tersebut.
Sementara itu, staf Desa Tambakbaya, Asep, membenarkan bahwa terdapat lima rumah warga yang terdampak pergerakan tanah.
“Betul, ada lima rumah yang mengalami kerusakan berat dan satu rumah ambruk akibat longsor,” kata Asep.
Ia menjelaskan pihak desa telah melaporkan kejadian tersebut kepada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lebak agar segera dilakukan peninjauan ke lokasi.
Selain itu, pemerintah desa juga sedang menyiapkan proposal bantuan yang akan diajukan kepada pemerintah daerah guna mempercepat penanganan terhadap warga terdampak.
“Kami berharap korban bencana ini bisa segera mendapatkan bantuan dari pemerintah,” ujarnya.
Penulis: Noma
Editor: Antoni








