Tanjungpinang, Jurnalkota.co.id
Suasana hangat dan penuh kebersamaan mewarnai kegiatan buka puasa bersama yang digelar Forum Komunikasi Himpunan Mahasiswa Sekolah Tinggi Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (STISIPOL) Raja Haji di CK Tanjungpinang Hotel and Convention Center, Sabtu (14/3/2026).
Kegiatan tersebut tidak sekadar menjadi ajang silaturahmi di bulan suci Ramadan, tetapi juga diisi dengan forum diskusi bertema “Dinamika Isu Sosial Nasional dan Internasional di Tengah Masyarakat.” Melalui forum ini, mahasiswa diajak untuk melihat berbagai persoalan sosial yang berkembang di masyarakat secara lebih kritis dan terbuka.
Acara ini dihadiri oleh Sekretaris Daerah Kota Tanjungpinang Zulhidayat yang mewakili Wali Kota Tanjungpinang Lis Darmansyah, para mahasiswa, akademisi, serta sejumlah undangan dari berbagai kalangan.
Sejak sore hari, para peserta mulai berdatangan dan saling berbincang sebelum kegiatan dimulai. Forum diskusi yang digelar dalam suasana Ramadan tersebut menjadi ruang pertemuan antara mahasiswa dan pemerintah daerah untuk bertukar pandangan mengenai berbagai isu sosial yang berkembang saat ini.
Mahasiswa sebagai Penggerak Perubahan
Dalam sambutannya, Sekretaris Daerah Kota Tanjungpinang Zulhidayat menyampaikan apresiasi kepada mahasiswa STISIPOL Raja Haji yang terus aktif menghadirkan forum diskusi dan kegiatan intelektual di tengah masyarakat.
Menurutnya, mahasiswa memiliki peran penting sebagai agen perubahan yang mampu menghadirkan pemikiran kritis sekaligus memberikan solusi terhadap berbagai persoalan sosial.
“Mahasiswa merupakan bagian penting dalam pembangunan. Melalui forum seperti ini diharapkan dapat melahirkan ide, pemikiran, dan solusi yang bermanfaat bagi masyarakat dan daerah,” ujar Zulhidayat.
Ia menilai forum diskusi seperti ini sangat penting karena dapat menjadi wadah bagi mahasiswa untuk mengasah kemampuan berpikir kritis serta memperluas wawasan terhadap berbagai isu sosial yang berkembang, baik di tingkat nasional maupun internasional.
Momentum Ramadan untuk Memperkuat Kepedulian Sosial
Zulhidayat juga mengajak generasi muda untuk memanfaatkan momentum Ramadan sebagai sarana memperkuat kepedulian sosial dan semangat kebersamaan.
Menurut dia, nilai-nilai kebersamaan dan solidaritas yang tumbuh selama bulan Ramadan dapat menjadi modal penting dalam membangun masyarakat yang lebih harmonis dan berdaya.
“Ramadan bukan hanya tentang ibadah pribadi, tetapi juga momentum untuk memperkuat kepedulian sosial dan mempererat hubungan antarsesama,” katanya.
Ia berharap mahasiswa dapat terus berkontribusi dalam pembangunan daerah melalui gagasan, inovasi, dan berbagai kegiatan positif yang memberikan dampak nyata bagi masyarakat.
Ruang Kolaborasi Pemerintah dan Mahasiswa
Selain diskusi, kegiatan ini juga menjadi sarana silaturahmi antara mahasiswa dan pemerintah daerah.
Pemerintah Kota Tanjungpinang, kata Zulhidayat, berkomitmen untuk terus membuka ruang kolaborasi dengan generasi muda, khususnya kalangan mahasiswa.
Kolaborasi tersebut dinilai penting dalam membangun sumber daya manusia yang kritis, kreatif, dan mampu menghadapi tantangan global di masa depan.
Melalui sinergi antara pemerintah, akademisi, dan mahasiswa, diharapkan lahir berbagai gagasan dan inovasi yang dapat mendukung pembangunan daerah.
Diskusi dan Kebersamaan di Bulan Ramadan
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan diskusi ringan yang membahas berbagai isu sosial yang tengah berkembang di masyarakat.
Mahasiswa dan peserta diskusi saling bertukar pandangan mengenai tantangan sosial yang dihadapi masyarakat, mulai dari persoalan sosial di tingkat lokal hingga dinamika global yang turut memengaruhi kehidupan masyarakat.
Menjelang waktu berbuka puasa, seluruh peserta mengikuti doa bersama yang kemudian dilanjutkan dengan buka puasa bersama dalam suasana hangat dan penuh kebersamaan.
Melalui kegiatan ini, mahasiswa STISIPOL Raja Haji berharap forum diskusi semacam ini dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan sebagai ruang dialog dan pertukaran gagasan.
Selain itu, kegiatan tersebut juga diharapkan dapat memperkuat peran mahasiswa sebagai agen perubahan yang aktif dalam memberikan kontribusi positif bagi masyarakat dan pembangunan daerah.








