Tanjungpinang, Jurnalkota.co.id
Suasana haru dan khidmat menyelimuti Aula Kantor Wali Kota Tanjungpinang, Senggarang, Jumat (17/4/2026), saat sebanyak 144 jemaah calon haji (JCH) Kota Tanjungpinang resmi dilepas untuk menunaikan ibadah haji ke Tanah Suci.
Isak tangis keluarga, doa yang dipanjatkan, serta wajah-wajah penuh harap para jemaah menjadi pemandangan yang mengiringi prosesi pelepasan tersebut. Momentum ini bukan sekadar seremoni, melainkan awal dari perjalanan spiritual yang dinanti bertahun-tahun oleh para calon tamu Allah.
Wali Kota Tanjungpinang, Lis Darmansyah, dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur sekaligus harapan besar kepada seluruh jemaah agar diberikan kemudahan selama menjalankan ibadah haji.
“Ibadah haji adalah panggilan suci yang mengandung nilai ketaatan dan pengorbanan. Gunakan kesempatan ini untuk benar-benar mendekatkan diri kepada Allah SWT,” ujar Lis Darmansyah.
Menurut dia, perjalanan haji bukan hanya menuntut kesiapan fisik, tetapi juga mental dan spiritual. Oleh karena itu, ia mengingatkan para jemaah agar menjaga kesehatan, kekompakan, serta saling membantu selama berada di Tanah Suci.
Di tengah pesan tersebut, Lis juga menitipkan doa kepada para jemaah untuk Kota Tanjungpinang. Ia berharap, keberangkatan para calon haji turut membawa keberkahan bagi pembangunan daerah dan kesejahteraan masyarakat.
“Mohon doakan Kota Tanjungpinang agar selalu diberi kelancaran dalam pembangunan, serta masyarakatnya hidup dalam kesejahteraan,” kata dia.
Ucapan perpisahan pun disampaikan dengan penuh kehangatan. “Selamat jalan para tamu Allah. Semoga kembali ke tanah air dalam keadaan sehat walafiat dan menjadi haji yang mabrur,” lanjut Lis Darmansyah.
Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kota Tanjungpinang, Mohd. Zikriansyah, menjelaskan bahwa jumlah jemaah calon haji tahun ini sebanyak 144 orang, terdiri dari 82 perempuan dan 62 laki-laki.
Menariknya, rentang usia jemaah cukup beragam. Jemaah tertua berusia 79 tahun, sedangkan yang termuda berusia 23 tahun. Perbedaan usia ini mencerminkan semangat yang sama, yakni menunaikan rukun Islam kelima.
“Ini adalah perjalanan ibadah yang panjang dan membutuhkan kesiapan. Kami mengimbau seluruh jemaah agar menjaga kesehatan, kekompakan, serta nama baik daerah dan bangsa selama berada di Tanah Suci,” ujar Zikriansyah.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kota Tanjungpinang atas dukungan dalam penyelenggaraan ibadah haji tahun ini, mulai dari proses persiapan hingga pelepasan.
Berdasarkan jadwal, para jemaah akan diberangkatkan dari Tanjungpinang menuju embarkasi Batam pada 21 April 2026. Selanjutnya, mereka akan melanjutkan penerbangan ke Tanah Suci pada 22 April 2026.
Prosesi pelepasan berlangsung khidmat, diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an dan doa bersama. Tradisi tepuk tepung tawar turut mewarnai acara sebagai simbol restu dan harapan keselamatan bagi para jemaah.
Selain itu, pemerintah daerah juga menyerahkan bingkisan kepada jemaah sebagai bentuk perhatian dan dukungan. Sesi foto bersama menjadi penutup rangkaian acara, mengabadikan momen penuh makna tersebut.
Kegiatan ini turut dihadiri Wakil Wali Kota Tanjungpinang Raja Ariza, unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Sekretaris Daerah, kepala perangkat daerah, tokoh agama dan masyarakat, serta berbagai organisasi keagamaan dan kemasyarakatan.
Dalam kesempatan yang sama, pemerintah daerah juga menyerahkan hadiah kepada para pemenang lomba mobil hias pada pawai takbir Idulfitri 1447 Hijriah, menambah semarak suasana.
Di balik seremoni tersebut, tersimpan harapan besar dari keluarga yang melepas kepergian orang-orang tercinta. Doa mengiringi setiap langkah para jemaah yang akan menjalani perjalanan panjang menuju Tanah Suci.
Keberangkatan ini tidak hanya menjadi momen penting bagi para jemaah, tetapi juga bagi Kota Tanjungpinang. Harapan akan keberkahan, keselamatan, dan kesejahteraan pun disematkan, seiring langkah para tamu Allah menuju tanah harapan.








