Tanjungpinang, Jurnalkota.co.id
Suasana haru dan penuh kehangatan mewarnai pelepasan 18 calon jemaah haji asal Kabupaten Lingga yang tergabung dalam Kekerabatan Keluarga Kabupaten Lingga (K3L) Tanjungpinang–Bintan. Prosesi pelepasan tersebut dirangkaikan dengan kegiatan halalbihalal yang digelar di Aula Kantor Camat Bukit Bestari, Kota Tanjungpinang, Jumat (17/4/2026).
Para calon jemaah haji dijadwalkan bertolak menuju Embarkasi Batam pada 21 April 2026 sebelum melanjutkan perjalanan ke Tanah Suci untuk menunaikan rukun Islam kelima.
Kegiatan ini tidak hanya menjadi momen seremonial pelepasan, tetapi juga sarana mempererat tali silaturahmi antarwarga Lingga yang berdomisili di Tanjungpinang dan Bintan. Nuansa kekeluargaan terasa kental, diwarnai doa bersama serta harapan agar seluruh jemaah diberikan kelancaran dalam menjalankan ibadah.
Asisten Administrasi Umum Pemerintah Kota Tanjungpinang, Augus Raja Unggul, yang turut hadir dalam kegiatan tersebut, menyampaikan apresiasi atas inisiatif K3L dalam menyelenggarakan acara halalbihalal sekaligus pelepasan jemaah.
Menurutnya, kegiatan seperti ini memiliki nilai penting dalam menjaga kekompakan dan kebersamaan masyarakat, khususnya warga perantauan yang tetap menjalin ikatan dengan daerah asalnya.
“Atas nama Pemerintah Kota Tanjungpinang, kami mengapresiasi kegiatan ini. Halalbihalal menjadi tradisi penting yang tidak hanya mempererat silaturahmi, tetapi juga memperkuat rasa kebersamaan di tengah masyarakat,” ujar Augus.
Ia juga berpesan kepada seluruh calon jemaah haji agar menjaga kondisi fisik dan mental selama menjalankan ibadah di Tanah Suci. Mengingat rangkaian ibadah haji membutuhkan stamina yang prima, kesiapan kesehatan menjadi hal yang sangat penting.
“Ibadah haji merupakan panggilan Allah SWT. Karena itu, para jemaah harus menjaga kesehatan, kekhusyukan, serta kebersamaan selama di Tanah Suci agar seluruh rangkaian ibadah dapat dijalankan dengan lancar,” tambahnya.
Sementara itu, Ketua Umum K3L Tanjungpinang–Bintan, Amiripana, menyampaikan rasa bangga dan haru atas keberangkatan warga Lingga yang tahun ini mendapatkan kesempatan menunaikan ibadah haji.
Ia berharap para jemaah dapat menjalankan ibadah dengan baik serta kembali ke tanah air dengan predikat haji yang mabrur.
“Kami atas nama pengurus K3L mengucapkan selamat kepada seluruh calon jemaah haji asal Kabupaten Lingga. Semoga diberikan kemudahan, keselamatan, dan keberkahan sejak keberangkatan hingga kembali ke Tanjungpinang,” ujarnya.
Dalam kesempatan yang sama, salah satu calon jemaah haji, Amiruddin, mewakili rombongan menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat sebelum berangkat ke Tanah Suci. Tradisi tersebut menjadi bagian dari nilai budaya dan spiritual yang lazim dilakukan calon jemaah haji.
“Kami 18 orang calon jemaah haji asal Kabupaten Lingga memohon maaf apabila selama pergaulan terdapat kesalahan. Mohon doa agar kami dapat menjalankan ibadah dengan lancar dan kembali dalam keadaan sehat,” kata Amiruddin.
Acara pelepasan berlangsung khidmat dan penuh kebersamaan. Selain dihadiri jajaran pengurus K3L, kegiatan ini juga dihadiri Camat Bukit Bestari M. Septian Putra Perdana serta Anggota DPRD Provinsi Kepulauan Riau daerah pemilihan Lingga, Hanafi Ekra.
Momentum ini menjadi pengingat bahwa ibadah haji bukan hanya perjalanan spiritual individu, tetapi juga membawa doa dan harapan keluarga serta masyarakat yang ditinggalkan. Dukungan moral dari lingkungan sekitar diharapkan menjadi kekuatan tambahan bagi para jemaah dalam menunaikan ibadah di Tanah Suci.








