Tanjungpinang, Jurnalkota.co.id
Wakil Wali Kota Tanjungpinang Raja Ariza memimpin rapat finalisasi persiapan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Ruang Rapat Engku Putri Raja Hamidah, Kantor Wali Kota Tanjungpinang, Kamis (6/8/2026).
Rapat tersebut digelar untuk memastikan seluruh persiapan upacara peringatan Hari Kemerdekaan di tingkat Kota Tanjungpinang berjalan sesuai rencana.
Upacara pengibaran dan penurunan Bendera Merah Putih dijadwalkan berlangsung pada 17 Agustus 2026 di halaman Kantor Wali Kota Tanjungpinang.
Dalam rapat, panitia memaparkan sejumlah aspek kesiapan penyelenggaraan upacara, mulai dari jadwal gladi, kesiapan petugas upacara, susunan pasukan, pembagian tugas kepanitiaan, pengamanan, perlengkapan, konsumsi, hingga berbagai dukungan teknis lainnya.
Raja Ariza mengatakan, rapat finalisasi menjadi tahapan penting untuk menyamakan persepsi seluruh unsur yang terlibat sekaligus memastikan tidak ada persiapan yang terlewat menjelang pelaksanaan upacara.
“Rapat finalisasi ini menjadi tahapan penting untuk menyamakan persepsi seluruh unsur yang terlibat sehingga pelaksanaan upacara dapat berlangsung sesuai rencana,” ujar Raja Ariza.
Menurut Raja Ariza, setiap perangkat daerah dan instansi yang terlibat harus mengetahui secara jelas tugas serta tanggung jawab masing-masing.
Hal itu diperlukan agar seluruh rangkaian upacara, baik pengibaran maupun penurunan Bendera Merah Putih, dapat terlaksana dengan tertib dan khidmat.
“Rapat ini juga menjadi langkah akhir untuk memastikan seluruh persiapan benar-benar matang. Setiap perangkat daerah maupun instansi yang terlibat harus memahami tugas dan tanggung jawabnya sehingga pelaksanaan upacara dapat berjalan tertib, khidmat, dan sukses,” katanya.
Raja Ariza menegaskan, keberhasilan penyelenggaraan peringatan Hari Kemerdekaan bukan hanya menjadi tanggung jawab satu perangkat daerah atau instansi.
Menurut Raja Ariza, pelaksanaan kegiatan tersebut membutuhkan koordinasi, komunikasi, dan kolaborasi seluruh unsur yang terlibat.
Karena itu, koordinasi antarpanitia dan instansi pendukung harus terus diperkuat hingga seluruh rangkaian kegiatan selesai dilaksanakan.
“Keberhasilan penyelenggaraan HUT Kemerdekaan bukan hanya menjadi tanggung jawab satu instansi, tetapi merupakan hasil sinergi semua pihak,” kata Raja Ariza.
Ia meminta setiap kendala yang ditemukan selama tahapan persiapan segera dikoordinasikan dan diselesaikan sehingga tidak mengganggu pelaksanaan kegiatan pada 17 Agustus mendatang.
“Koordinasi harus terus diperkuat, setiap kendala segera diantisipasi, sehingga seluruh tahapan persiapan maupun pelaksanaan dapat berjalan dengan baik,” ujarnya.
Selain memastikan kesiapan teknis, Raja Ariza mengingatkan bahwa peringatan Hari Kemerdekaan memiliki makna yang lebih luas daripada sekadar kegiatan seremonial.
Ia mengajak seluruh panitia dan unsur pendukung menjadikan peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI sebagai momentum untuk mengenang perjuangan para pahlawan sekaligus memperkuat persatuan dan semangat kebangsaan.
“Mari kita jadikan peringatan Hari Kemerdekaan ini sebagai momentum untuk memperkuat semangat persatuan, meningkatkan rasa cinta tanah air, serta memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat melalui penyelenggaraan kegiatan yang tertib, aman, dan penuh makna,” kata Raja Ariza.
Ia juga meminta seluruh panitia menjaga komitmen dan tanggung jawab sesuai dengan tugas yang telah diberikan hingga seluruh rangkaian peringatan selesai.
Rapat finalisasi tersebut diikuti seluruh unsur panitia pelaksana yang terlibat dalam rangkaian peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia tingkat Kota Tanjungpinang.
Melalui finalisasi tersebut, Pemerintah Kota Tanjungpinang memastikan berbagai kebutuhan teknis maupun nonteknis telah dikoordinasikan sehingga upacara pengibaran dan penurunan Bendera Merah Putih dapat berlangsung tertib, aman, khidmat, dan lancar.
.








