Tanjungpinang, Jurnalkota.co.id
Ketua Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kota Tanjungpinang Handayani mendorong seluruh organisasi perempuan yang tergabung dalam GOW untuk memperkuat kebersamaan, sinergi, dan kontribusi dalam pembangunan daerah.
Menurut Handayani, organisasi perempuan harus mampu menjalankan peran nyata sebagai mitra strategis pemerintah, khususnya dalam mendukung pemberdayaan perempuan, ketahanan keluarga, dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Hal itu disampaikan Handayani dalam pertemuan rutin bulanan yang dirangkai dengan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-24 GOW Kota Tanjungpinang di Aula Asrama MTs Negeri Tanjungpinang, Jalan Raja Ali Haji, Kelurahan Tanjung Ayun Sakti, Kecamatan Bukit Bestari, Kota Tanjungpinang, Kepulauan Riau, Rabu (9/9/2026).
Pertemuan tersebut juga diisi dengan sosialisasi bertajuk “Penguatan Peran Organisasi Perempuan sebagai Mitra Pemerintah”. Materi sosialisasi disampaikan oleh Mira Santika dari Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Pemberdayaan Masyarakat (DP3APM) Kota Tanjungpinang.
Dalam sambutannya, Handayani mengapresiasi seluruh pengurus dan anggota organisasi perempuan yang selama ini aktif mendukung berbagai program dan kegiatan GOW Kota Tanjungpinang.
Ia menilai kehadiran para anggota dalam setiap kegiatan menunjukkan kepedulian dan komitmen untuk membesarkan organisasi sekaligus memberikan kontribusi kepada masyarakat.
“Kehadiran ibu-ibu semua merupakan wujud kepedulian dan kebersamaan yang sangat berarti bagi GOW Kota Tanjungpinang. Semoga pertemuan ini terus menjadi wadah untuk mempererat silaturahmi dan memberikan manfaat bagi kita semua,” ujar Handayani.
Menurut dia, pertemuan rutin GOW tidak hanya menjadi ajang berkumpul dan mempererat hubungan antarpengurus serta anggota. Pertemuan itu juga harus dimanfaatkan sebagai ruang untuk belajar, bertukar informasi, meningkatkan kapasitas, dan membangun kerja sama.
Melalui komunikasi yang terjaga, organisasi-organisasi perempuan diharapkan dapat saling memahami program dan kegiatan masing-masing. Dengan demikian, peluang untuk melaksanakan kegiatan bersama yang bermanfaat bagi masyarakat akan semakin terbuka.
Handayani mengatakan, usia 24 tahun merupakan perjalanan yang cukup panjang bagi GOW Kota Tanjungpinang. Momentum tersebut perlu dijadikan bahan refleksi untuk melihat kembali berbagai program yang telah dilaksanakan sekaligus menyusun langkah organisasi pada masa mendatang.
Ia berharap GOW semakin berkembang dan mampu memberikan manfaat, baik kepada organisasi yang berhimpun di dalamnya maupun masyarakat Kota Tanjungpinang secara luas.
Keberagaman latar belakang organisasi perempuan yang menjadi anggota GOW, lanjut Handayani, bukan menjadi penghalang untuk berjalan bersama. Perbedaan tersebut justru merupakan kekuatan karena setiap organisasi memiliki pengalaman, program, dan jaringan yang dapat saling melengkapi.
“Dengan keberagaman organisasi yang kita miliki, justru kita mempunyai kekuatan yang besar apabila mampu berjalan bersama dan saling mendukung. Karena itu, mari terus kita pererat kebersamaan dan sinergi di antara seluruh organisasi perempuan yang tergabung dalam GOW,” kata Handayani.
Menurut Handayani, sinergi diperlukan agar program organisasi perempuan tidak berjalan sendiri-sendiri. Kolaborasi juga dapat memperluas jangkauan kegiatan sehingga manfaatnya dapat dirasakan oleh lebih banyak masyarakat.
Ia menekankan pentingnya peningkatan kapasitas pengurus dan anggota organisasi perempuan. Pengetahuan, kemampuan mengelola organisasi, serta kepekaan terhadap persoalan sosial dibutuhkan agar organisasi dapat menjalankan perannya secara efektif.
Organisasi perempuan, kata dia, tidak seharusnya hanya menjadi tempat berkumpul dan bersilaturahmi. Organisasi juga harus menjadi wadah untuk meningkatkan pengetahuan, membangun kepedulian sosial, mengembangkan potensi anggotanya, dan memberikan kontribusi terhadap keluarga serta masyarakat.
Karena itu, sosialisasi yang digelar dalam rangkaian pertemuan rutin tersebut diharapkan dapat memperkuat pemahaman para anggota mengenai kedudukan organisasi perempuan sebagai mitra pemerintah.
“Melalui sosialisasi ini, kita diharapkan memperoleh wawasan baru dan semakin memahami peran organisasi perempuan sebagai mitra pemerintah,” ujar Handayani.
Menurut dia, perempuan yang memiliki pengetahuan, keterampilan, dan keberanian untuk berpartisipasi akan mampu memberikan pengaruh positif terhadap lingkungan di sekitarnya.
“Perempuan yang berdaya tidak hanya mampu membangun dirinya sendiri, tetapi juga dapat memberikan manfaat bagi keluarga, organisasi, dan masyarakat,” tuturnya.
Handayani menilai keterlibatan organisasi perempuan dibutuhkan dalam berbagai bidang pembangunan. Kontribusi tersebut dapat dimulai dari persoalan yang dekat dengan kehidupan sehari-hari, seperti pendidikan keluarga, kesehatan, perlindungan perempuan dan anak, kepedulian sosial, serta penguatan ekonomi keluarga.
Sebagai mitra pemerintah, organisasi perempuan juga dapat membantu menyampaikan informasi program kepada masyarakat. Di sisi lain, organisasi dapat menyerap kebutuhan dan aspirasi warga untuk kemudian disampaikan kepada pemerintah sebagai bahan dalam merumuskan kebijakan.
Kemitraan tersebut, menurut Handayani, harus dibangun melalui komunikasi, koordinasi, dan pembagian peran yang jelas. Organisasi perempuan tetap dapat menjaga karakter dan identitas masing-masing, tetapi mempunyai tujuan bersama dalam mendukung kesejahteraan masyarakat.
Peringatan HUT ke-24 GOW Kota Tanjungpinang mengangkat tema “Perempuan Berdaya, Mengorganisasikan Ketenangan, Mewujudkan Keluarga Sejahtera”. Tema itu menjadi pengingat bahwa pemberdayaan perempuan memiliki hubungan erat dengan ketahanan dan kesejahteraan keluarga.
Handayani mengatakan, keluarga merupakan lingkungan pertama dalam membentuk karakter dan kualitas generasi mendatang. Oleh karena itu, peningkatan kemampuan perempuan diharapkan turut memberikan dampak positif bagi keluarga dan masyarakat.
Ia mengajak seluruh pengurus dan anggota GOW menjaga kekompakan serta menjadikan organisasi sebagai wadah yang produktif. Silaturahmi yang telah terbangun juga diharapkan berkembang menjadi kerja sama dalam menjalankan program-program yang menyentuh kebutuhan masyarakat.
“Marilah kita terus meningkatkan kekompakan, memperkuat silaturahmi, dan bersama-sama menjadikan GOW sebagai wadah yang bermanfaat,” kata Handayani.
Ia berharap organisasi perempuan di Kota Tanjungpinang semakin maju dan mampu menjawab berbagai tantangan yang berkembang di tengah masyarakat. Para anggotanya juga diharapkan terus meningkatkan kemampuan agar dapat berpartisipasi dalam pembangunan sesuai bidang masing-masing.
“Semoga perempuan-perempuan hebat yang tergabung dalam berbagai organisasi ini semakin berdaya, organisasi kita semakin kompak, serta dapat turut mewujudkan keluarga yang sejahtera dan masyarakat Kota Tanjungpinang yang lebih baik,” ujar Handayani.
Melalui pertemuan rutin dan peringatan hari ulang tahun tersebut, GOW Kota Tanjungpinang berupaya memperkuat konsolidasi antarorganisasi perempuan. Forum itu sekaligus menjadi momentum untuk membangun komitmen bersama dalam meningkatkan peran perempuan sebagai mitra pemerintah dan penggerak pembangunan di tengah masyarakat.








