Tanjungpinang, Jurnalkota.co.id
Wali Kota Tanjungpinang Lis Darmansyah mengapresiasi dedikasi kader Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK) serta Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) yang selama ini terlibat langsung dalam pelayanan kepada masyarakat.
Apresiasi tersebut disampaikan Lis Darmansyah dalam peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah di Gedung Wanita Tun Fatimah, Sekretariat Tim Penggerak (TP) PKK Kota Tanjungpinang, Selasa (8/9/2026).
Kegiatan itu turut dihadiri Sekretaris Daerah Kota Tanjungpinang Zulhidayat, para kepala perangkat daerah, pengurus TP PKK, kader Posyandu, serta perwakilan organisasi perempuan di Kota Tanjungpinang.
Menurut Lis Darmansyah, keberadaan kader PKK dan Posyandu memiliki peran penting dalam mendukung berbagai program pemerintah, khususnya program yang bersentuhan langsung dengan keluarga, kesehatan, dan kehidupan sosial masyarakat.
Para kader menjadi salah satu penghubung antara pemerintah dan masyarakat. Mereka mendampingi keluarga, memberikan edukasi, serta ikut memperhatikan kesehatan dan tumbuh kembang masyarakat di lingkungan masing-masing.
Lis Darmansyah mengatakan, semangat pengabdian tersebut harus terus dijaga dengan berlandaskan nilai-nilai keteladanan Nabi Muhammad SAW, terutama sikap peduli, penuh kasih sayang, dan mengutamakan kebersamaan.
“Semoga melalui peringatan Maulid Nabi ini membawa keberkahan bagi kita semua dan menjadi pengingat untuk terus memperbaiki diri,” ujar Lis Darmansyah.
“Dengan meneladani Rasulullah SAW, mari kita tumbuhkan sikap saling menghargai, menyayangi, dan peduli kepada sesama,” sambungnya.
Peringatan Maulid Nabi, kata Lis Darmansyah, tidak sekadar menjadi kegiatan keagamaan, tetapi juga momentum untuk memperkuat silaturahmi dan meneguhkan kembali komitmen dalam memberikan manfaat kepada masyarakat.
Ia berharap kader PKK dan Posyandu tetap konsisten mendukung program pembangunan serta pelayanan masyarakat di Kota Tanjungpinang.
Sementara itu, Ketua TP PKK Kota Tanjungpinang Yuniarni Pustoko Weni mengajak seluruh kader menjadikan peringatan Maulid Nabi sebagai ruang untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT sekaligus meneladani akhlak Rasulullah SAW.
Menurut Weni, aktivitas kader yang bersentuhan langsung dengan masyarakat membutuhkan ketulusan, kesabaran, dan keikhlasan. Para kader juga harus mampu menghadapi beragam kondisi sosial dan kebutuhan warga.
Oleh karena itu, momentum keagamaan tersebut diharapkan dapat menyegarkan kembali semangat para kader dalam menjalankan tugas dan pengabdian.
“Mari kita sejenak menenangkan hati, melepaskan segala kegundahan dan berbagai beban pikiran, memperbanyak syukur, mengingat Rasulullah SAW, dan mengambil keteladanan beliau,” kata Weni.
Ia berharap para kader dapat kembali menjalankan tugas dengan hati yang tenang, gembira, dan ikhlas setelah mengikuti rangkaian kegiatan Maulid Nabi.
“Semoga setelah kegiatan ini hati kita menjadi lebih tenang sehingga kita dapat kembali menjalankan tugas dengan penuh sukacita dan keikhlasan untuk memberikan manfaat bagi sesama,” ujarnya.
Weni menambahkan, menjadi kader PKK ataupun Posyandu bukan sekadar menjalankan tugas organisasi. Menurut dia, pengabdian tersebut juga menjadi bagian dari upaya menghadirkan kebaikan bagi keluarga dan masyarakat.
Peran kader terlihat dari keterlibatan mereka dalam pendampingan keluarga, pelayanan kesehatan dasar, pemantauan tumbuh kembang anak, serta pelaksanaan berbagai program pemberdayaan masyarakat.
“Ketika kita hadir membantu masyarakat, mendampingi keluarga, serta ikut memperhatikan tumbuh kembang dan kesehatan masyarakat, mudah-mudahan setiap langkah yang kita lakukan menjadi bagian dari amal kebaikan,” tutur Weni.
Peringatan Maulid Nabi tersebut juga diisi dengan tausiah keagamaan yang disampaikan KH Bambang Maryono. Dalam tausiahnya, peserta diajak meneladani akhlak Nabi Muhammad SAW serta menerapkan nilai kebaikan, kepedulian, dan kasih sayang dalam kehidupan sehari-hari.
Suasana kegiatan berlangsung khidmat. Para peserta mengikuti rangkaian acara sekaligus menjadikannya sebagai ruang silaturahmi antarkader dan organisasi perempuan di Kota Tanjungpinang.
Pemko Tanjungpinang berharap peringatan Maulid Nabi tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial, tetapi menjadi momentum untuk memperkuat karakter, kebersamaan, dan semangat pengabdian kader.
Melalui keteladanan Nabi Muhammad SAW, para kader PKK dan Posyandu diharapkan semakin konsisten memberikan kontribusi nyata bagi keluarga dan masyarakat serta mendukung pembangunan di Kota Tanjungpinang.








