Tanjungpinang, Jurnalkota.co.id
Wali Kota Tanjungpinang Lis Darmansyah mengajak media siber terus memperkuat sinergi dengan pemerintah dalam mendukung pembangunan dan memberikan informasi yang akurat kepada masyarakat.
Ajakan tersebut disampaikan Lis saat menghadiri Malam Apresiasi Hari Ulang Tahun (HUT) ke-5 Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI) Kepulauan Riau di Ballroom Hotel Nite & Day, Jalan Bintan, Kota Tanjungpinang, Sabtu (26/9/2026) malam.
Dalam kegiatan itu, Lis menerima sertifikat apresiasi yang diberikan kepada Pemerintah Kota Tanjungpinang. Penghargaan tersebut merupakan bentuk apresiasi atas dukungan dan kontribusi pemerintah daerah terhadap perkembangan ekosistem media siber di Kepulauan Riau.
Lis mengucapkan selamat kepada seluruh keluarga besar AMSI Kepri yang telah memasuki usia lima tahun. Ia juga mengapresiasi peran media siber dalam menyampaikan informasi sekaligus mengawal jalannya pembangunan daerah.
“Atas nama Pemerintah Kota Tanjungpinang, saya mengucapkan selamat HUT ke-5 AMSI Kepri. Terima kasih telah menjadi mitra kritis, mitra konstruktif, dan mitra yang mencerdaskan bagi pemerintah,” ujar Lis.
Menurut Lis, keberadaan media siber tidak dapat dipisahkan dari dinamika pembangunan pada era digital. Media memiliki peran penting dalam menjembatani pemerintah dengan masyarakat melalui penyampaian informasi yang cepat, akurat, dan dapat dipertanggungjawabkan.
Media, lanjut dia, juga berperan memastikan program dan hasil pembangunan diketahui masyarakat secara utuh. Di sisi lain, pemberitaan media dapat menjadi bahan evaluasi bagi pemerintah dalam memperbaiki kebijakan dan pelayanan publik.
Karena itu, Lis mendorong perusahaan pers dan insan media siber di Kepulauan Riau terus menjaga independensi, profesionalisme, dan kualitas produk jurnalistik.
“Saya berharap media siber di Kepri semakin profesional, berimbang, dan memegang teguh Kode Etik Jurnalistik. Silakan mengkritik pemerintah, tetapi sampaikan dengan data dan solusi,” katanya.
Lis juga mengingatkan pentingnya peran media dalam menghadapi penyebaran informasi bohong atau hoaks serta ujaran kebencian yang berpotensi menimbulkan keresahan di tengah masyarakat.
Menurut dia, media arus utama harus menjadi rujukan informasi yang kredibel sekaligus menjalankan fungsi edukasi publik.
“Mari kita hindari hoaks dan ujaran kebencian. Saya ingin media menjadi sarana edukasi yang turut mempromosikan potensi UMKM, pariwisata, kebudayaan Melayu, serta keberhasilan pembangunan yang kita capai bersama,” ujar Lis.
Ia berharap hubungan antara pemerintah dan media tetap berjalan secara terbuka dan profesional. Sinergi tersebut dinilai penting untuk mendorong pembangunan Kota Tanjungpinang sekaligus memenuhi kebutuhan masyarakat terhadap informasi yang berkualitas.
Sementara itu, Ketua AMSI Kepri Jailani menyampaikan terima kasih atas dukungan Pemerintah Kota Tanjungpinang, instansi vertikal, serta berbagai tokoh daerah terhadap keberadaan dan perkembangan media siber.
Menurut Jailani, momentum ulang tahun kelima menjadi penyemangat bagi AMSI Kepri untuk terus membangun ekosistem media siber yang sehat, terverifikasi, dan profesional.
Saat ini, kata dia, AMSI Kepri menaungi 12 media siber terverifikasi yang tersebar di tujuh kabupaten dan kota di Kepulauan Riau. Organisasi tersebut juga terus mendorong peningkatan literasi digital sebagai salah satu upaya menangkal penyebaran hoaks.
“Lima tahun perjalanan ini bukan hal yang mudah, tetapi menjadi pemacu semangat kami untuk terus berkarya. AMSI Kepri siap memperkuat sinergi dengan pemerintah dan insan pers agar informasi pembangunan dapat sampai secara utuh dan benar kepada masyarakat,” kata Jailani.
Malam Apresiasi HUT ke-5 AMSI Kepri ditutup dengan penyerahan sertifikat apresiasi secara simbolis kepada Pemerintah Kota Tanjungpinang dan sejumlah tokoh yang dinilai telah memberikan kontribusi terhadap perkembangan industri media siber di Kepulauan Riau.








