Tanjungpinang, Jurnalkota.co.id
Pemerintah Kota Tanjungpinang merencanakan pembangunan Jembatan Sei Toca di Kelurahan Batu IX, Kecamatan Tanjungpinang Timur. Infrastruktur tersebut diharapkan dapat memperkuat konektivitas sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat di Kampung Sidomulyo dan kawasan sekitarnya.
Rencana itu dipaparkan dalam kegiatan ekspos pembangunan Jembatan Sei Toca di Balai Pertemuan Kampung Sidomulyo, Rabu (30/9/2026).
Wali Kota Tanjungpinang Lis Darmansyah mengatakan, Tanjungpinang Timur saat ini menjadi salah satu kawasan dengan pertumbuhan penduduk yang cukup pesat. Perkembangan tersebut perlu diimbangi dengan pembangunan infrastruktur, penguatan konektivitas, dan penataan kawasan secara terencana.
Menurut Lis, pembangunan Jembatan Sei Toca menjadi bagian penting dalam mendukung pengembangan Kampung Sidomulyo dan wilayah sekitarnya.
Keberadaan jembatan tersebut diharapkan tidak hanya menjawab kebutuhan mobilitas masyarakat saat ini, tetapi juga menjadi bagian dari perencanaan pembangunan kawasan untuk jangka panjang.
“Pembangunan ini jangan hanya kita lihat manfaatnya untuk hari ini. Kita harus melihat bagaimana perkembangannya 10, 20, bahkan 30 tahun ke depan. Karena itu, pembangunan infrastruktur harus kita persiapkan sejalan dengan perkembangan kawasan,” ujar Lis.
Ia menjelaskan, pembangunan Jembatan Sei Toca diharapkan memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat. Infrastruktur tersebut dirancang untuk memperkuat konektivitas antarwilayah, mempermudah akses masyarakat dalam menjalankan aktivitas sehari-hari, serta memperlancar mobilitas orang dan barang.
Selain itu, keberadaan jembatan diharapkan dapat membuka akses menuju kawasan yang terus berkembang. Akses yang lebih baik dinilai dapat mendukung kegiatan ekonomi masyarakat, memperlancar distribusi barang dan jasa, serta mempermudah masyarakat menjangkau berbagai fasilitas pelayanan publik.
Lis menegaskan, pembangunan jembatan bukan sekadar menghubungkan satu titik dengan titik lainnya. Infrastruktur tersebut harus ditempatkan sebagai bagian dari rencana pengembangan kawasan Tanjungpinang Timur secara menyeluruh.
“Jembatan ini bukan hanya soal membangun akses dari satu titik ke titik lainnya. Kita ingin infrastruktur ini menjadi bagian dari pengembangan kawasan,” kata Lis.
“Ketika akses semakin baik, mobilitas masyarakat menjadi lebih mudah, kegiatan ekonomi bisa tumbuh, dan kawasan ini dapat berkembang secara lebih terarah,” lanjutnya.
Menurut dia, pembangunan infrastruktur yang terencana dapat menjadi pendorong pertumbuhan wilayah. Namun, proses tersebut juga perlu mempertimbangkan daya dukung lingkungan dan karakter kawasan agar tidak menimbulkan persoalan baru pada kemudian hari.
Karena itu, pembangunan Jembatan Sei Toca perlu disertai dengan penataan kawasan dan kepedulian terhadap lingkungan, khususnya aliran Sungai Toca.
Lis mengatakan, peningkatan konektivitas dan perkembangan kawasan harus berjalan beriringan dengan upaya menjaga fungsi lingkungan. Perencanaan pembangunan juga perlu memperhitungkan langkah-langkah untuk mengantisipasi risiko banjir pada masa mendatang.
Ia mengajak masyarakat Kampung Sidomulyo ikut menjaga kawasan Sei Toca, terutama setelah jembatan tersebut nantinya dibangun. Keterlibatan masyarakat dinilai penting agar pembangunan infrastruktur dapat memberikan manfaat secara berkelanjutan.
“Harapan kita, Sei Toca berkembang, Kampung Sidomulyo juga berkembang, tetapi berkembang tanpa merusak sistem lingkungan yang ada,” ujar Lis.
Ia berharap pembangunan jembatan dapat berjalan selaras dengan penataan lingkungan sehingga pertumbuhan kawasan tetap terkendali dan berkelanjutan.
Dalam kesempatan tersebut, Lis juga menyampaikan apresiasi kepada Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Kepulauan Riau dan Kementerian Pekerjaan Umum atas dukungan terhadap rencana pembangunan Jembatan Sei Toca.
Menurut dia, dukungan pemerintah pusat memiliki arti penting dalam membantu Pemko Tanjungpinang menyediakan infrastruktur yang dibutuhkan masyarakat.
“Apresiasi dan terima kasih kepada BPJN Kepulauan Riau dan Kementerian Pekerjaan Umum atas dukungan terhadap pembangunan Jembatan Sei Toca,” ucap Lis.
“Mudah-mudahan pembangunan ini memberikan manfaat yang besar bagi masyarakat, khususnya dalam memperlancar akses dan mobilitas, serta menjadi bagian dari pengembangan kawasan ini ke depan,” sambungnya.
Setelah pengarahan Wali Kota, kegiatan dilanjutkan dengan pemaparan teknis oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Tanjungpinang mengenai rencana pembangunan Jembatan Sei Toca.
Forum tersebut kemudian diisi dengan sesi diskusi dan dialog bersama masyarakat. Warga diberikan kesempatan memperoleh informasi sekaligus menyampaikan masukan dan aspirasi mengenai rencana pembangunan jembatan tersebut.








