Lebak, Jurnalkota.online
Pasangan suami istri, Mardi (40) dan Upi (37) warga Kampung Pasir Rancajatake, Kelurahan Muara Ciujung Timur, Kecamatan Rangkasbitung, Lebak Banten, hanya bisa pasrah melihat rumahnya ambruk akibat hujan lebat disertai angin kencang sekitar pukul 13:50 WIB, Sabtu (25/11/2023).
Pantauan awak media di lokasi, rumah warga tersebut ambruk mulai dari atap rumah sebagian hancur, karena tiang penyangga yang terbuat dari kayu sudah rapuh.
“Iya pak, sekitar jam 2 kurang kejadiannya. Kasihan Mardi dan Upi pasangan suami istri, terkena musibah ini,” kata Rusli, salah satu warga pada awak media.
Mardi dan Upi, adalah warga yang terbilang kurang mampu dari segi ekonomi. Mardi sehari-harinya hanya mengandalkan panggilan orang lain ketika dibutuhkan untuk bekerja sebagai pekerja bangunan, sementara istrinya, hanya berjualan kue.
Lanjut Rusli, pasangan suami istri tersebut, memiliki 4 anak perempuan. Dua diantaranya masih sekolah dan dua lagi masih kecil.
Melihat kondisi ekonominya, menurut Rusli, keluarga tersebut sangat memperihatinkan dan butuh bantuan, baik dari Pemerintah maupun para relawan.
Dia juga menjelaskan, saat ini mereka terkena musibah, dimana rumahnya ambruk akibat angin kencang disertai hujan. RT setempat mewakili keluarga pak Mardi pernah mengajukan meminta bantuan agar rumahnya yang sudah rapuh itu mendapatkan bantuan, namun sampai saat ini harapan itu belum terlaksana,” terang Rusli.
“Kami juga pernah ikut mendorong agar keluarga Mardi, diberikan bantuan bedah rumah, tapi hingga saat ini belum juga ada bantuan,” katanya.
Rusli berharap dan meminta kepada Pemerintah Kabupaten Lebak agar dapat memperhatikan warganya yang benar-benar sangat membutuhkan, seharusnya BPBD Lebak juga segera turun ikut membantu warga yang terkena musibah tersebut.
“Kami meminta tolong kepada Pj Bupati Lebak, saudara kami sangat butuh bantuan. Keluarga Mardi juga sama masih warga Lebak, tolong berikan bantuan dengan semestinya seperti yang lainnya dapat bantuan bedah rumah dan bantuan lainnya,” harapnya.
Penulis : Noma
Sumber : warga setempat.








