Ansar Ahmad Dorong UMKM Kepri Manfaatkan Program Pinjaman Bunga Nol Persen

Jasa Maklon Sabun

Tanjungpinang, Jurnalkota.online

Gubernur Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) Ansar Ahmad, mendorong para pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Provinsi Kepri untuk memanfaatkan program strategis Bantuan Pinjaman Bunga Nol Persen (0%) yang tetap dilanjutkan hingga tahun 2024.

Selain itu, pada tahun 2024, Ansar Ahmad telah mengeluarkan kebijakan untuk menaikkan plafon pinjaman maksimal hingga Rp40 juta, naik 100 persen dibandingkan maksimal pinjaman sejak kebijakan ini digulirkan pada tahun 2021 lalu yang hanya mencapai Rp20 juta.

Untuk mewujudkan kebijakan ini, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kepri bekerja sama dengan Bank Riau Kepri (BRK) Syariah.

Oleh karena itu, Ansar Ahmad berharap agar pihak BRK dapat mensosialisasikan program ini dengan giat kepada para pelaku UMKM di seluruh Kepri.

“Untuk meringankan beban serta meningkatkan daya saing para pelaku UMKM, manfaatkanlah program ini. Pelaku UMKM cukup membayar pokok pinjaman. Seluruh bunga akan ditanggung oleh Pemprov,” ujar Ansar Ahmad di Kota Tanjungpinang, Kamis (11/1/2024).

Ansar Ahmad merasa perlu untuk terus mengajak para pelaku UMKM agar merespons program ini karena dari total jumlah UMKM di Kepri yaitu sekitar 164 ribu, hanya sebagian kecil saja, 0,7 persen yang telah memanfaatkan program ini.

Untuk menjangkau masyarakat lebih luas, Pemprov Kepri secara rutin melakukan sosialisasi melalui media sosial dan situs resmi.

Selain itu, pada setiap kunjungan kerja di kabupaten dan kota, Ansar Ahmad selalu mensosialisasikan program ini.

Pemerintah Kabupaten dan Kota juga diminta untuk menyukseskan program ini sampai ke daerah. Begitu pula bagi Bank Riau Kepri sebagai mitra kerja di program ini.

Ansar Ahmad meminta masyarakat yang ingin mengetahui informasi lebih lanjut agar jangan sungkan untuk bertanya ke Cabang Bank Riau Kepri Syariah terdekat atau Dinas Koperasi UMKM baik di kabupaten/kota maupun di provinsi, agar pemanfaatan program ini dapat dimaksimalkan.

Menurut Ansar Ahmad, kebijakan menaikkan plafon pinjaman hingga Rp40 juta dilakukan untuk memberikan kesempatan yang lebih besar bagi para pelaku UMKM untuk mengembangkan usaha mereka.

“Kami berharap dengan adanya kenaikan plafon pinjaman ini, para pelaku UMKM dapat meningkatkan produktivitas, kualitas, dan inovasi produknya. Kami juga berharap program ini dapat membantu pemulihan ekonomi di Provinsi Kepri yang terdampak pandemi,” ujar Ansar Ahmad.

Ansar Ahmad mengajak para pelaku UMKM yang belum memanfaatkan program ini untuk tidak melewatkan kesempatan ini.

“Manfaatkan program ini sebaik-baiknya untuk mengembangkan usaha. Pemprov Kepri siap mendukung dan membantu para pelaku UMKM agar dapat berkembang dan berdaya saing di era digital ini,” pungkas Ansar Ahmad.

Sebagai informasi, berdasarkan laporan Bank Riau Kepri Syariah, per 30 September 2023, sejak awal program ini diberlakukan, terdapat sebanyak 1.100 UMKM yang telah memanfaatkan program ini dengan rincian 142 UMKM pada tahun 2021, 613 UMKM pada tahun 2022, dan 345 UMKM pada tahun 2023.

Jumlah plafon kredit yang terserap mencapai Rp20,72 miliar dengan total margin subsidi yang telah ditanggung Pemprov Kepri mencapai Rp1,94 miliar. (Antoni)

Sumber: Diskominfo Kepri

Jasa Maklon Skincare Tangerang

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *