Tanjungpinang, Jurnalkota.online
Dinas Pertanian, Pangan dan Perikanan (DP3) Kota Tanjungpinang menggelar pasar murah atau Gerakan Pangan Murah (GPM) di Halaman Kantor DP3 Kota Tanjungpinang, Jl Ahmad Yani, Kota Tanjungpinang, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), Kamis (25/1/2024) pagi.
Sejak pagi dibukanya pasar murah tersebut, masyarakat berbondong-bondong untuk mencari kebutuhan pokok, yang ludes terjual dalam hitungan jam.
Sejumlah bahan pokok seperti sayuran, minyak goreng, gula pasir, dan beras disiapkan oleh DP3 Kota Tanjungpinang, dan pada GPM ini, Bulog dan KWT (Kelompok Wanita Tani) binaan DP3 Kota Tanjungpinang juga terlibat.
Gerakan tersebut dilakukan sebagai gerakan nasional Pengendalian Inflasi serta stabilisasi pasokan harga pangan.
“Kami berharap bisa memanfaatkan kesempatan ini. Kita akan berusaha untuk mengadakan GPM setiap bulannya di lokasi yang padat penduduk dan masyarakat,” jelas Kepala Bidang Ketahanan Pangan DP3 Kota Tanjungpinang Yesi Pardeawati.
Pada GPM ini, Yesi Pardeawati melanjutkan, menggunakan slogan dan semangat yang sama, yaitu harga lebih murah dari pasar.
Adapun komoditas yang dijual pada GPM adalah Beras SPHP dengan harga Rp53 ribu per 5 Kg dan beras premium dengan harga Rp68 ribu per 5 Kg. Minyak goreng merek Nusakita dijual dengan harga Rp15 ribu, dan Gula Pasir dengan harga Rp15.500.
Menurut Yesi Pardeawati, jika dibandingkan dengan harga di pasar dan swalayan, harga pada GPM lebih murah.
“Kalau di swalayan dan di pasar itu harganya sudah Rp17 ribu. GPM sendiri juga menyediakan berbagai macam jenis sayuran segar yang dijual dengan harga yang relatif murah,” ujar Yesi Pardeawati.
Pihak DP3 Kota Tanjungpinang menargetkan bahwa pada tahun ini, pelaksanaan GPM akan terus terlaksana setiap bulan di tiap kelurahan, di mana tahun lalu kegiatan GPM sudah dilakukan sebanyak 17 kali.
Editor: Antoni








