Jakarta, Jurnalkota.co.id
Forum Betawi Rempug (FBR) Kelurahan Pademangan Barat, Kecamatan Pademangan, Jakarta Utara, melakukan aksi damai di depan pintu barat Taman Impian Jaya Ancol, Kamis (3/10/2024) pukul 9.00 Wib.
Ratusan Anggota Forum Betawi Rempug Pademangan gerudug pintu Barat Taman Impian Jaya Ancol.
Aksi damai FBR Pademangan Jakarta Utara terkait maraknya atau komplain dan laporan para pedagang binaan Taman Impian Jaya Ancol yang telah lama berjualan di Areal Ancol.
Keresahan para pedagang binaan yang telah lama berjualan, di karenakan mereka harus mengikuti aturan baru yang di buat management Ancol, dimana management membuat aturan yang di anggap tidak wajar dimana para pedagang di haruskan berdagang satu gerobak untuk dua orang, hal ini yang membuat para pedagang komplain dan melapor ke FBR.
Salah satu pedagang, Nunung menuturkan, merasa di intimidasi dan di paksa untuk mengisi formulir oleh pihak management bila tidak mengikuti, “silahkan ibu keluar”,
“Pada saat mengisi formulir saya di paksa, kalau saya tidak dipaksa keluar,” kata Nunung secara singkat.
Koordinator aksi damai FBR Fajar dalam orasinya menyampaikan, bahwa aturan yang di buat management Ancol sangat tidak manusiawi dan seluruh pedagang binaan menolak aturan tersebut.
“Aturan yang dikeluarkan oleh pihak management Ancol itu sepihak, seharusnya ada sosialisasi terhadap pedagang,” kata Fajar
Lebih lanjut, Ketua Garda 0177 Yuliansyah berharap, meminta kepada pihak management mau duduk bareng untuk bermediasi, merangkul warga asli Pademangan yang notabene pedagang Ancol adalah penduduk asli Pademangan.
“Seharusnya pihak management Ancol, mengutamakan pendekatan bagi pedagang, karena pedagang di Ancol mayoritas adalah penduduk Pademangan,” harapnya.
Terkait ada aksi damai dari Ormas FBR pihak Ancol belum bisa di konfirmasi
Berita ini akan dikonfirmasi terhadap oknum terkait, jawabannya akan di muat pada kolom berikutnya
Penulis: Yuni









