Aceh Tenggara, Jurnalkota.co.id
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Aceh Tenggara, Sadli, meminta Balai Wilayah Sungai (BWS) Sumatera I menambah alat berat untuk disiagakan di sejumlah titik rawan banjir.
Sadli mengatakan, penambahan alat berat diperlukan untuk mengantisipasi dampak cuaca ekstrem yang berpotensi menyebabkan banjir, longsor, dan tanggul jebol di wilayah tersebut.
“Kita minta BWS Sumatera I tidak main-main dengan kondisi cuaca ekstrem ini. Tambah alat beratnya, siagakan di titik-titik rawan banjir di Agara,” kata Sadli, Senin (12/10/2026).
Menurut dia, kesiapan alat berat di lokasi rawan menjadi bagian penting dalam mempercepat penanganan apabila terjadi bencana. Dengan demikian, petugas dapat segera melakukan penanganan tanpa harus menunggu kedatangan alat dari luar daerah.
Sadli menjelaskan, kebutuhan tersebut berkaitan dengan kemungkinan terjadinya kerusakan tanggul, longsor, maupun luapan sungai saat cuaca ekstrem. Keberadaan alat berat di sekitar lokasi rawan diharapkan dapat memangkas waktu mobilisasi ketika penanganan diperlukan.
Untuk mendukung kesiapsiagaan itu, Dinas PUPR Aceh Tenggara telah mengirimkan surat permohonan pinjam pakai alat berat berupa ekskavator kepada BWS Sumatera I.
Surat bernomor 600/578/2026 tersebut dikirim pada 5 Oktober 2026 dengan perihal permohonan pinjam pakai alat berat ekskavator.
Sadli berharap permohonan itu segera dikabulkan agar alat berat dapat disiagakan untuk mendukung penanganan di lapangan.
“Dan kita berharap penambahan alat berat bisa dikabulkan segera karena Aceh Tenggara lagi dilanda cuaca ekstrem,” ujarnya.
Penulis: Hardi Yudha
Editor: Antoni









