Lebak, Jurnalkota.co.id
Ketua Pengajian Kecamatan Muncang, Kabupaten Lebak, Gaos, mengunjungi ARRBA Store di Jalan Laskar Ampera, Kadu Agung Timur, Kecamatan Rangkasbitung, Senin (31/8/2026).
Kunjungan tersebut menjadi momentum untuk mempererat silaturahmi sekaligus mendukung kegiatan pendidikan keagamaan bagi anak-anak. Dalam kesempatan itu, ARRBA Store menyerahkan sebanyak 100 buku Juz Amma untuk dibagikan kepada anak-anak pengajian.
Gaos mengatakan, silaturahmi merupakan salah satu ajaran yang dianjurkan dalam Islam. Selain memperkuat hubungan antarsesama, silaturahmi juga diyakini membawa keberkahan dalam kehidupan.
“Silaturahmi seperti yang dianjurkan Rasulullah SAW dapat memperpanjang umur dan melapangkan rezeki,” ujar Gaos.
Ia juga mengajak umat Islam di Kabupaten Lebak untuk terus memperbaiki diri dan meningkatkan kualitas keimanan. Menurut dia, perubahan menuju kehidupan yang lebih baik perlu diwujudkan melalui perbuatan nyata.
Momentum Tahun Baru Islam, lanjut Gaos, seharusnya tidak hanya diperingati secara seremonial. Umat Islam diharapkan menjadikannya sebagai sarana introspeksi dan memperkuat bekal untuk kehidupan akhirat.
“Mari kita maknai Tahun Baru Islam dengan berusaha menjadi Muslim yang lebih baik. Kehidupan di dunia hanya sementara karena setiap manusia pasti akan menghadapi kematian,” kata dia.
Gaos turut menyampaikan apresiasi kepada ARRBA Store atas bantuan 100 buku Juz Amma. Bantuan tersebut dinilai bermanfaat untuk mendukung anak-anak dalam mempelajari, membaca, dan menghafal ayat-ayat pendek Al Quran.
“Terima kasih kepada ARRBA Store yang telah memberikan 100 Juz Amma untuk dibagikan kepada anak-anak pengajian. Bantuan ini sangat bermanfaat bagi mereka dalam mendalami ilmu agama,” ujar Gaos.
Salah seorang pemilik ARRBA Store, Yantos Rabanza, mengatakan, kegiatan berbagi harus dilandasi keikhlasan dan kepedulian terhadap sesama.
Menurut Yantos, nilai sebuah sedekah tidak semata-mata diukur dari jumlah yang diberikan. Hal terpenting adalah ketulusan niat dan manfaat yang dirasakan penerima.
“Semoga Allah menjadikan kita sebagai hamba yang gemar berbagi dengan ikhlas sehingga setiap sedekah menjadi cahaya di dunia dan naungan keselamatan di akhirat,” kata Yantos yang akrab disapa Arab.
Yantos menambahkan, kesempatan untuk bersedekah saat ini semakin terbuka. Masyarakat dapat menyalurkan bantuan melalui berbagai lembaga kemanusiaan maupun secara langsung kepada anak yatim, kaum dhuafa, korban bencana, dan warga di daerah terpencil.
Ia menilai, berbuat baik tidak harus selalu diumumkan atau diketahui banyak orang. Bantuan dapat diberikan secara sederhana selama dilakukan dengan niat yang tulus dan diarahkan kepada pihak yang membutuhkan.
“Kita dapat ikut berkontribusi tanpa perlu diketahui banyak orang. Hal terpenting bukan besarnya nominal yang diberikan, melainkan ketulusan niat saat berbagi,” tutur Yantos.
Penulis: Noma
Editor: Antoni










