Asah Naluri Tempur di Laut Natuna Utara, KRI Wiratno-379 Tingkatkan Kesiapsiagaan VBSS

Jasa Maklon Sabun

Natuna, Jurnalkota.co.id

Prajurit KRI Wiratno-379 melaksanakan latihan Visit, Board, Search and Seizure (VBSS) di perairan Laut Natuna Utara, Rabu (25/2/2026). Latihan tersebut digelar sebagai bagian dari upaya memperkuat pengamanan wilayah perbatasan sekaligus meningkatkan profesionalisme dan kesiapsiagaan tempur prajurit di bawah kendali operasi Gugus Tempur Laut Koarmada I.

Kegiatan ini dirancang untuk mensimulasikan skenario penindakan terhadap kapal yang diduga melakukan aktivitas ilegal di wilayah kedaulatan Indonesia. Dalam pelaksanaannya, prajurit menjalankan tahapan prosedur mulai dari identifikasi target, pendekatan taktis, penghentian kapal, hingga pengerahan tim pemeriksa (boarding team).

Skenario latihan juga mencakup pergerakan taktis tim VBSS saat menaiki kapal sasaran, pengamanan awak kapal, pemeriksaan dokumen dan muatan, serta simulasi penanganan situasi kontinjensi. Seluruh tahapan dilaksanakan sesuai standar operasional prosedur TNI Angkatan Laut dengan mengedepankan aspek keselamatan dan ketelitian.

Komandan KRI Wiratno-379, Letkol Laut (P) Warjo, M.Tr.Opsla, menegaskan bahwa latihan rutin tersebut menjadi instrumen penting dalam menjaga kesiapan operasional unsur TNI AL di wilayah strategis.

“Laut Natuna Utara memiliki dinamika keamanan yang tinggi. Karena itu, setiap prajurit harus memiliki naluri tempur, ketangkasan, dan kemampuan teknis yang teruji. Latihan VBSS ini memastikan respons kita cepat, tepat, dan profesional dalam menghadapi berbagai potensi pelanggaran hukum di laut,” ujarnya.

Menurut Warjo, latihan VBSS tidak hanya menguji kemampuan fisik dan taktik, tetapi juga ketepatan pengambilan keputusan di lapangan. Koordinasi antartim, komunikasi efektif, serta pemahaman aturan hukum maritim menjadi aspek krusial dalam setiap operasi pemeriksaan kapal.

Wilayah Strategis Perbatasan

Laut Natuna Utara merupakan kawasan strategis yang berbatasan langsung dengan perairan internasional dan menjadi bagian dari Zona Ekonomi Eksklusif (ZEE) Indonesia. Wilayah ini kerap menjadi perhatian karena potensi pelanggaran hukum seperti illegal fishing, penyelundupan, maupun pelanggaran batas wilayah.

Sebagai unsur di bawah Komando Armada I, KRI Wiratno-379 memiliki peran penting dalam menjaga stabilitas keamanan maritim di kawasan tersebut. Keberadaan unsur KRI secara konsisten di perairan Natuna menjadi representasi kehadiran negara dalam menegakkan hukum dan menjaga kedaulatan.

Latihan VBSS yang digelar secara berkala menjadi bagian dari pembinaan kemampuan tempur sekaligus upaya memastikan kesiapan prajurit dalam menjalankan tugas operasi sehari-hari.

Dengan personel yang terlatih dan responsif, TNI Angkatan Laut menegaskan komitmennya untuk menjaga setiap jengkal perairan Natuna tetap aman, tertib, dan berada dalam kendali penuh Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Jasa Maklon Skincare Tangerang

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *