Bantuan Pangan di Natuna Naik 89 Persen, Ansar Ahmad Salurkan Beras dan Minyak untuk 7.321 Warga

Jasa Maklon Sabun

Natuna, Jurnalkota.co.id

Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) terus memperkuat ketahanan pangan sekaligus membantu meringankan beban ekonomi masyarakat, khususnya di wilayah perbatasan. Salah satu langkah konkret dilakukan melalui peluncuran penyaluran bantuan pangan alokasi Februari–Maret 2026 di Kabupaten Natuna, Sabtu (4/4/2026).

Peluncuran program tersebut dipimpin langsung Gubernur Kepri Ansar Ahmad, didampingi Wakil Gubernur Nyanyang Haris Pratamura. Kegiatan ini turut dihadiri Bupati Natuna Cen Sui Lan, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), anggota DPRD Provinsi Kepri, serta sejumlah kepala organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemprov Kepri dan Pemkab Natuna.

Sebelum penyaluran bantuan dilakukan, Ansar Ahmad bersama rombongan meninjau Gudang Bulog Ranai. Peninjauan ini dilakukan untuk memastikan kesiapan distribusi serta kualitas stok pangan yang akan disalurkan kepada masyarakat penerima manfaat.

Pimpinan Cabang Bulog Ranai, Pencius Siburian, menjelaskan bahwa program bantuan pangan ini merupakan bagian dari upaya menjaga stabilitas pasokan sekaligus melindungi daya beli masyarakat di tengah dinamika ekonomi.

“Untuk periode Februari hingga Maret 2026, bantuan yang disalurkan berupa beras 10 kilogram per bulan atau total 20 kilogram per penerima, serta minyak goreng 2 liter per bulan atau total 4 liter per penerima,” ujar Pencius.

Ia menyebutkan, bantuan tersebut diberikan kepada 7.321 penerima manfaat yang tersebar di seluruh wilayah Kabupaten Natuna.

Jumlah ini, kata dia, mengalami peningkatan signifikan dibandingkan periode Oktober–November 2025 yang hanya mencapai 3.686 penerima.

“Artinya terjadi kenaikan sekitar 89 persen. Ini menunjukkan adanya perluasan jangkauan bantuan kepada masyarakat,” kata Pencius.

Bulog Ranai, lanjut dia, berkomitmen memastikan proses distribusi bantuan berjalan tepat sasaran, transparan, dan akuntabel.

Dalam kesempatan itu, Ansar Ahmad secara simbolis menyerahkan bantuan kepada 100 perwakilan penerima manfaat. Penyerahan tersebut menjadi penanda dimulainya distribusi bantuan pangan secara menyeluruh di Natuna.

Ansar Ahmad mengatakan, secara keseluruhan jumlah penerima bantuan pangan di Provinsi Kepulauan Riau mencapai 143.034 orang, dengan 7.321 penerima berada di Kabupaten Natuna.

“Harapannya bantuan pangan ini dapat membantu meringankan beban masyarakat, terutama di tengah kondisi ekonomi yang masih menantang,” ujar Ansar Ahmad.

Ia juga menegaskan pentingnya keberlanjutan program bantuan pangan sebagai bagian dari strategi menjaga stabilitas sosial dan ekonomi masyarakat di daerah perbatasan.

Selain itu, Ansar Ahmad mengimbau masyarakat agar bijak dalam mengelola konsumsi pangan dan tidak melakukan pemborosan.

“Saya mengajak masyarakat untuk mengonsumsi makanan secukupnya dan tidak boros pangan. Ini penting sebagai bagian dari upaya menjaga ketahanan pangan kita bersama,” tegasnya.

Ia juga meminta Pemerintah Kabupaten Natuna bersama OPD terkait untuk terus menggencarkan sosialisasi gerakan Stop Boros Pangan kepada masyarakat.

Kegiatan yang dihadiri sekitar 150 orang tersebut berlangsung lancar dan penuh antusiasme. Hal ini mencerminkan sinergi yang kuat antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam menjaga stabilitas pangan, khususnya di wilayah perbatasan seperti Natuna.

Jasa Maklon Skincare Tangerang

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *