Kuantan Singingi, Jurnalkota.co.id
Kecamatan Benai mencatatkan capaian membanggakan pada ajang Pacu Jalur Rayon III Tahun 2026. Tidak hanya sukses sebagai penyelenggara, tuan rumah juga berhasil mengantarkan Jalur Kahulu Jantan Danau Kompe dari Desa Benai Kecil meraih gelar juara pertama setelah menaklukkan juara bertahan pada partai final.

Penutupan sekaligus penyerahan hadiah berlangsung di arena Pacu Jalur Kecamatan Benai, Kabupaten Kuantan Singingi, Riau, Minggu (12/7/2026) petang. Perlombaan yang diikuti 54 jalur dari berbagai kecamatan itu berlangsung meriah dan mendapat antusiasme tinggi dari masyarakat.
Asisten III Sekretariat Daerah Kabupaten Kuantan Singingi, Azhar, yang mewakili Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Kuantan Singingi Muklisin, mengatakan pelaksanaan Pacu Jalur Rayon III berjalan lancar dan menjadi bukti kuatnya kolaborasi seluruh pihak dalam menyukseskan agenda budaya tahunan tersebut.
“Alhamdulillah, pelaksanaan Pacu Jalur Rayon III di Kecamatan Benai berjalan dengan baik. Selain sukses penyelenggaraan, Benai juga berhasil menorehkan prestasi dengan menjadi juara pertama,” kata Azhar saat menutup perlombaan.
Menurut dia, keberhasilan tersebut menjadi kebanggaan tersendiri bagi masyarakat Benai. Selain mempertahankan tradisi Pacu Jalur sebagai warisan budaya daerah, penyelenggaraan yang tertib juga menunjukkan kesiapan daerah dalam menggelar event berskala besar.
Camat Benai Paimun Hendro turut menyampaikan rasa syukur atas kelancaran seluruh rangkaian kegiatan. Ia menilai keberhasilan tersebut merupakan hasil kerja sama antara pemerintah daerah, panitia, aparat keamanan, dan masyarakat.
“Alhamdulillah, seluruh rangkaian kegiatan dapat terlaksana dengan baik. Soal siapa yang menjadi juara merupakan dinamika pertandingan. Namun kami tentu sangat bersyukur karena Jalur Kahulu Jantan Danau Kompe berhasil menjadi yang terbaik,” ujarnya.
Pada partai final, Jalur Kahulu Jantan Danau Kompe dari Desa Benai Kecil tampil impresif dengan mengalahkan juara bertahan, Jalur Jubah Merah dari Desa Muaro Sentajo, Kecamatan Sentajo Raya. Kemenangan tersebut mengantarkan jalur kebanggaan Benai menjadi juara Pacu Jalur Rayon III Tahun 2026, sementara Jubah Merah harus puas sebagai runner-up.
Persaingan memperebutkan posisi ketiga juga berlangsung sengit. Jalur Sembaran Olang Pulai dari Desa Rawang Binjai, Kecamatan Pangean, berhasil mengamankan peringkat ketiga setelah mengalahkan Jalur Singa Ngarai dari Desa Pulau Kalimanting, Kecamatan Benai, yang finis di posisi keempat.
Prestasi Kecamatan Benai semakin lengkap setelah Jalur Selendang Putri Danau Seroja dari Desa Tanjung Simandolak berhasil menempati peringkat ketujuh. Hasil tersebut memperlihatkan kekuatan jalur-jalur asal Benai yang mampu bersaing dengan peserta dari berbagai kecamatan.
Atas suksesnya penyelenggaraan, Camat Benai Paimun Hendro bersama Ketua Panitia Masnur Judin menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung kelancaran kegiatan.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada jajaran Polres Kuantan Singingi, TNI, Satpol PP, Dinas Perhubungan, BPBD, seluruh panitia, serta seluruh elemen masyarakat yang telah bekerja keras sehingga kegiatan ini berlangsung aman, tertib, dan sukses,” ujar mereka.
Usai penyerahan hadiah, suasana kemenangan semakin semarak ketika para juara menggelar konvoi dan pawai keliling sebagai bentuk rasa syukur atas prestasi yang diraih. Ribuan masyarakat turut menyambut dan memberikan apresiasi kepada para atlet jalur yang telah berjuang sepanjang perlombaan.
Pada kesempatan yang sama, Pelaksana Tugas Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian Kabupaten Kuantan Singingi, Hevi H. Antoni, mengucapkan selamat kepada seluruh pemenang sekaligus mengapresiasi suksesnya pelaksanaan Pacu Jalur Rayon III di Kecamatan Benai.
Ia juga memberikan penghargaan kepada seluruh pihak yang berperan mempromosikan Pacu Jalur kepada masyarakat luas, termasuk tim live streaming, kreator konten, dan insan pers.
“Dukungan dari para pelaku live streaming, content creator, dan media massa sangat membantu mempromosikan Pacu Jalur sehingga gaung event budaya ini semakin dikenal masyarakat luas,” kata Hevi.
Menurutnya, publikasi yang masif melalui berbagai platform digital menjadi salah satu faktor penting dalam memperkenalkan Pacu Jalur sebagai warisan budaya Kabupaten Kuantan Singingi kepada masyarakat nasional bahkan mancanegara.
Keberhasilan Benai sebagai tuan rumah sekaligus peraih gelar juara menjadi penutup manis penyelenggaraan Pacu Jalur Rayon III Tahun 2026. Pemerintah Kabupaten Kuantan Singingi berharap semangat melestarikan budaya, sportivitas, dan kebersamaan yang tercipta selama perlombaan dapat terus dipertahankan pada penyelenggaraan Pacu Jalur di masa mendatang.














