Tangerang, Jurnalkota.co.id
Momentum bulan suci Ramadan kembali dimaknai sebagai ruang memperkuat nilai kemanusiaan dan solidaritas sosial. BPPKB Banten melalui Dewan Pimpinan Ranting (DPRT) Poris Gaga Baru, Kota Tangerang, menggelar santunan bagi anak yatim piatu sekaligus buka puasa bersama, Minggu (1/3/2026).
Kegiatan yang berlangsung khidmat tersebut menjadi penegasan bahwa organisasi kemasyarakatan tidak hanya berperan dalam menjaga kondusivitas lingkungan, tetapi juga memiliki tanggung jawab moral untuk hadir dengan aksi nyata di tengah masyarakat.
Sekretaris Dewan Pimpinan Anak Cabang (DPAC) Batu Ceper yang akrab disapa Haji Iwan mengatakan, eksistensi organisasi harus berjalan selaras dengan nilai-nilai kemanusiaan.
“BPPKB Banten hadir di tengah masyarakat bukan hanya sebagai penjaga kondusivitas lingkungan, tetapi juga sebagai bagian dari masyarakat yang memiliki rasa kepedulian dan tanggung jawab terhadap nilai-nilai kemanusiaan,” ujar Iwan dalam sambutannya.
Senada dengan itu, Ketua DPAC Batu Ceper Mulyadi alias Peang menekankan bahwa organisasi berdiri di atas fondasi kebersamaan dan kepedulian sosial yang harus terus dirawat.
“Organisasi ini lahir dari semangat kebersamaan dan kepedulian. Maka sudah menjadi kewajiban kita bersama untuk menjaga dan memperkuat nilai tersebut dalam setiap langkah,” tuturnya.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Ketua DPC BPPKB Banten Kota Tangerang, Zainal Febriyanto. Ia mengapresiasi konsistensi DPRT Poris Gaga Baru yang rutin menggelar kegiatan sosial selama Ramadan.
Menurut dia, santunan kepada anak yatim merupakan bentuk komitmen organisasi dalam membangun citra positif ormas sebagai mitra strategis masyarakat dan pemerintah.
Dalam kesempatan yang sama, Zainal juga menyampaikan ucapan selamat ulang tahun ke-33 untuk Kota Tangerang.
“Semoga Tangerang semakin maju dan mampu menjadi kota yang lebih baik. Pemerintah diharapkan terus membuka ruang kolaborasi bagi organisasi masyarakat agar dapat berkembang dan berkontribusi dalam pembangunan serta pertumbuhan Kota Tangerang,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua DPRT Poris Gaga Baru, Miko, menegaskan bahwa keberadaan organisasi masyarakat seyogianya tidak hanya diukur dari struktur dan atribut, tetapi dari konsistensi kontribusi sosial yang memberi manfaat langsung bagi masyarakat.
“Melalui kegiatan santunan dan buka puasa bersama ini, kami ingin menegaskan bahwa kontribusi nyata kepada masyarakat adalah esensi utama keberadaan organisasi,” kata Miko.
Penulis: Dede
Editor: Antoni














