Jakarta, Jurnalkota.co.id
Rumah Pantau CCTV di Rumah Susun (Rusun) Pesakih dinyatakan telah beroperasi dan seluruh perangkat kamera dalam kondisi aktif. Namun, berdasarkan pantauan di lapangan, tidak terdapat petugas yang berjaga untuk memantau layar CCTV. Kondisi ini membuat fungsi pengawasan keamanan dinilai belum berjalan optimal.
Sejumlah warga menyayangkan keberadaan CCTV yang tidak disertai pengawasan langsung. Menurut mereka, tanpa petugas pemantau, kamera pengawas hanya berfungsi sebagai dokumentasi pasif dan tidak efektif dalam mencegah maupun merespons gangguan keamanan.
“Kalau tidak ada yang memantau, CCTV hanya jadi pajangan. Kejadian sudah lewat baru dilihat rekamannya, itu pun kalau sempat,” ujar salah satu warga, Rabu (7/1/2026).
Warga menilai lemahnya pengawasan ini mencerminkan kurangnya kesiapan manajemen pengamanan rusun. Padahal, Rusun Pesakih merupakan hunian dengan tingkat aktivitas tinggi yang berlangsung hampir sepanjang hari, sehingga membutuhkan sistem keamanan yang siaga dan berkelanjutan.
Menanggapi keluhan tersebut, Kepala Pengelola Rusun Pesakih, Muhammad Ali, mengakui bahwa hingga saat ini belum ada petugas khusus yang ditugaskan untuk memantau CCTV di Rumah Pantau.
Ia mengatakan, pengelola masih melakukan penyesuaian terkait sistem penjagaan serta penugasan sumber daya manusia.
“Kami akui rumah pantau sudah aktif, tetapi petugas pemantau belum ditetapkan secara khusus. Saat ini masih dalam tahap penyesuaian dan pembahasan internal,” kata Muhammad Ali.
Penjelasan tersebut belum sepenuhnya meredakan kekecewaan warga. Mereka mempertanyakan keputusan pengelola yang menyatakan fasilitas telah beroperasi, sementara unsur penting berupa petugas pemantau belum tersedia.
Warga khawatir kondisi ini membuka celah terjadinya tindak kriminal tanpa pengawasan yang memadai. Mereka mendesak pengelola agar tidak hanya mengaktifkan fasilitas secara administratif, tetapi memastikan sistem keamanan berjalan secara menyeluruh.
“Jangan sampai CCTV hanya dijadikan laporan sudah ada, tapi tidak benar-benar melindungi warga,” ujar salah satu tokoh warga.
Hingga kini, warga Rusun Pesakih masih menunggu langkah konkret dari pengelola agar Rumah Pantau CCTV dapat berfungsi optimal sebagai garda terdepan keamanan lingkungan hunian.
Penulis: Haris
Editor: Antoni








