Tanjungpinang, Jurnalkota.co.id
Komandan Kodim (Dandim) 0315/Tanjungpinang Kolonel Inf Abdul Hamid menegaskan tidak pernah meminta data maupun sejumlah uang kepada pihak mana pun, baik secara langsung maupun melalui sarana komunikasi apa pun.
Penegasan itu disampaikan menyusul laporan masyarakat yang mengaku menerima telepon dan pesan WhatsApp dari pihak yang mengatasnamakan Dandim 0315/Tanjungpinang, Rabu (28/1/2026). Dalam komunikasi tersebut, pelaku diduga meminta data sejumlah kontraktor dan menyampaikan permintaan tertentu yang berpotensi merugikan.
Kolonel Inf Abdul Hamid menyatakan, informasi yang beredar tersebut tidak benar dan merupakan bentuk pencatutan nama untuk aksi penipuan.
“Saya tegaskan, saya tidak pernah meminta data, dokumen, ataupun sejumlah uang kepada siapa pun, baik melalui telepon, pesan WhatsApp, maupun media komunikasi lainnya,” kata Abdul Hamid.
Ia juga menegaskan hanya menggunakan satu nomor telepon resmi untuk keperluan kedinasan.
“Saya tidak memiliki dan tidak menggunakan nomor telepon lain selain nomor resmi. Jika ada pihak yang menghubungi masyarakat dengan mengatasnamakan saya dari nomor tertentu, dipastikan itu bukan saya dan merupakan tindakan penipuan,” ujarnya.
Sejalan dengan itu, Kodim 0315/Tanjungpinang memastikan kejadian tersebut merupakan dugaan tindak penipuan yang dilakukan oleh oknum tidak bertanggung jawab dengan mencatut nama Dandim.
Dandim 0315/Tanjungpinang mengimbau masyarakat untuk tetap waspada, tidak menanggapi permintaan data maupun uang yang mengatasnamakan pejabat TNI, serta melakukan konfirmasi melalui jalur resmi Kodim 0315/Tanjungpinang.
“Masyarakat juga diminta segera melaporkan kepada aparat penegak hukum apabila menemukan indikasi penipuan serupa,” tambahnya.












