Diduga Rusak Fasilitas Pemda, Aktivitas Usaha di Kembangan Selatan Disorot

Jasa Maklon Sabun

Jakarta, Jurnalkota.co.id

Aktivitas usaha yang diduga merusak fasilitas milik Pemerintah Daerah (Pemda) di Jalan Raya Kembangan Selatan, Jakarta Barat, menuai sorotan publik. Sejumlah fasilitas umum yang dibangun menggunakan anggaran negara dilaporkan mengalami kerusakan akibat aktivitas usaha yang diduga dilakukan tanpa izin resmi.

Berdasarkan pantauan di lapangan, fasilitas Pemda seperti trotoar, saluran drainase, dan sebagian badan jalan di kawasan tersebut terlihat rusak. Kerusakan itu diduga sengaja dilakukan untuk mempermudah akses keluar-masuk kendaraan operasional milik pengusaha.

Tindakan tersebut dinilai melanggar ketentuan daerah serta mencerminkan rendahnya kepatuhan terhadap hukum dan tata kelola lingkungan perkotaan. Namun, hingga kini belum terlihat adanya tindakan tegas dari aparat terkait.

Sejumlah warga sekitar mengaku resah. Selain merusak estetika kota, kerusakan fasilitas umum itu juga dinilai membahayakan keselamatan pengguna jalan serta mengganggu fungsi drainase, terutama saat musim hujan.

“Fasilitas ini dibangun menggunakan uang rakyat, tetapi dirusak seenaknya. Kalau masyarakat kecil cepat ditindak, mengapa pengusaha seperti kebal hukum?” ujar seorang warga yang enggan disebutkan namanya, Rabu (17/12/2025).

Aktivis pemerhati kebijakan publik, Parlin Sitindaon, menilai pembiaran terhadap pelanggaran tersebut dapat menjadi preseden buruk. Menurut dia, jika tidak segera ditindak, praktik serupa berpotensi ditiru oleh pengusaha lain.

“Pemda dan aparat penegak hukum harus bertindak tegas dan tidak tebang pilih. Jika dibiarkan, ini akan melemahkan wibawa hukum,” kata Parlin.

Sesuai ketentuan yang berlaku, perusakan fasilitas milik daerah dapat dikenai sanksi administratif hingga pidana. Pelanggar juga dapat diwajibkan mengembalikan kondisi fasilitas seperti semula serta membayar denda sesuai peraturan perundang-undangan.

Hingga berita ini diterbitkan, Kepala Suku Dinas Bina Marga Jakarta Barat belum memberikan keterangan terkait dugaan kerusakan tersebut. Saat wartawan mendatangi kantornya di lantai 9, salah seorang staf menyampaikan bahwa pimpinan tidak berada di tempat.

“Bapak tidak ada di kantor, sedang keluar,” ujar staf tersebut. (Red)

Jasa Maklon Skincare Tangerang

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *