Tanjungpinang, Jurnalkota.co.id
Gubernur Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) Ansar Ahmad, beserta Ketua TP-PKK Provinsi Kepri Dewi Kumalasari, telah meresmikan Gedung Instalasi Farmasi milik Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Kepri di Kawasan Ibukota Provinsi Kepri, Kota Tanjungpinang, pada Senin (15/7/2024).

Peresmian ini menandai langkah signifikan dalam mendukung ketahanan dan kesehatan masyarakat di Provinsi Kepri.
Pembangunan gedung ini menghabiskan biaya sebesar Rp9 miliar yang bersumber dari APBD Provinsi Kepri.
Gedung Instalasi Farmasi ini akan berfungsi sebagai tempat penyimpanan obat-obatan, vaksin, dan bahan medis habis pakai, sehingga dapat meningkatkan fasilitas penunjang kesehatan masyarakat di daerah.
Kepala Dinkes Provinsi Kepri M. Bisri, menegaskan bahwa vaksinasi dan obat-obatan harus disimpan dalam keadaan dingin untuk menjaga efektivitasnya.
“Dulu, kami kesulitan menyimpan vaksin karena tidak ada tempat yang memadai. Sekarang, dengan adanya gedung penyimpanan yang baik ini, kami dapat memastikan vaksin tersimpan dengan aman dan sesuai standar,” ujar Bisri.
Dalam sambutannya, Gubernur Kepri Ansar Ahmad menyampaikan pentingnya pembangunan fasilitas kesehatan yang memadai untuk mendukung ketahanan kesehatan masyarakat.
“Gedung Instalasi Farmasi ini merupakan salah satu langkah nyata dalam meningkatkan layanan kesehatan kepada masyarakat. Kami akan terus berkomitmen untuk memperbarui dan meningkatkan fasilitas kesehatan di daerah,” kata Ansar Ahmad.
Ansar Ahmad juga mengungkapkan rencana pembangunan Laboratorium Kesehatan Masyarakat yang telah mendapatkan persetujuan dari Menteri Kesehatan.
Pembangunan laboratorium ini didukung oleh anggaran sebesar Rp18 miliar dari APBN dan akan dibangun di lokasi yang berdekatan dengan Gedung Instalasi Farmasi.
“Laboratorium Kesehatan Masyarakat ini akan memberikan pelayanan kesehatan yang lebih lengkap kepada masyarakat dan menjadi bagian dari upaya peningkatan ketahanan kesehatan nasional,” tambah Ansar Ahmad.
Selain peresmian gedung, pada kesempatan yang sama, Ansar Ahmad juga memberikan 60 paket sembako kepada Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) binaan Koperasi Segak Bermarwah Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) Instalasi Farmasi Dinkes Provinsi Kepri.
“Bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban dan memberikan dukungan kepada pelaku UMKM di daerah,” ungkap Ansar Ahmad.
Peresmian ini dihadiri oleh berbagai pihak, termasuk jajaran pemerintah daerah, tenaga kesehatan, serta masyarakat setempat.
Diharapkan, dengan adanya gedung Instalasi Farmasi yang baru ini, pelayanan kesehatan di Provinsi Kepri akan semakin meningkat dan mampu memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat. (Antoni)
Sumber: Diskominfo Kepri














