Bintan, Jurnalkota.co.id
Wakapolda Kepulauan Riau Brigjen Pol Anom Wibowo mengajak masyarakat merawat toleransi dan mempererat persaudaraan saat menghadiri peresmian Gereja Katolik Santo Yohanes Paulus II Galang Batang, Desa Gunung Kijang, Kecamatan Gunung Kijang, Kabupaten Bintan, Sabtu (24/10/2026).
Anom hadir bersama sejumlah pejabat utama Polda Kepri dan Kapolres Bintan AKBP Argya Satrya Bhawana. Kegiatan tersebut turut dihadiri para pastor, pelayan gereja, pengurus, serta umat Katolik setempat.

Kehadiran jajaran kepolisian menjadi kesempatan untuk bersilaturahmi dengan tokoh agama dan masyarakat, sekaligus menyampaikan pesan mengenai keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).
“Semoga Gereja Katolik Santo Yohanes Paulus II Galang Batang menjadi tempat ibadah yang membawa kedamaian bagi umat sekaligus mempererat persaudaraan di tengah masyarakat. Mari kita bersama-sama merawat toleransi, menghormati perbedaan, dan menjaga lingkungan agar tetap aman dan harmonis,” ujar Anom.
Rangkaian kegiatan diawali dengan penyambutan Wakapolda Kepri beserta rombongan oleh pengurus gereja. Acara dilanjutkan dengan prosesi penyerahan gereja, pemotongan pita sebagai bagian dari peresmian, serta pelaksanaan misa.
Di sela-sela kegiatan, Anom mengingatkan pentingnya menjaga hubungan baik dalam kehidupan masyarakat yang memiliki beragam latar belakang agama dan budaya.
Ia mengajak warga menaati hukum serta berpartisipasi menciptakan lingkungan yang aman dan damai. Menurutnya, kepedulian masyarakat diperlukan agar kerukunan dapat terus terpelihara dalam kehidupan sehari-hari.
Anom berharap gereja tersebut terus berkembang dan memberikan manfaat bagi umat. Kehadiran rumah ibadah juga diharapkan memperkuat nilai persaudaraan dan toleransi di lingkungan sekitarnya.
Selain pesan kerukunan, perhatian terhadap pendidikan anak menjadi bagian dari imbauan yang disampaikan Wakapolda Kepri. Ia mengajak keluarga memberikan dukungan kepada generasi muda agar dapat mempersiapkan masa depan dengan baik.
“Kami juga mengajak para orang tua untuk terus mendampingi pendidikan anak-anak serta menanamkan nilai agama, moral, dan kedisiplinan sejak dini. Berikan mereka semangat untuk rajin belajar dan meraih cita-cita, karena masa depan generasi muda merupakan tanggung jawab kita bersama,” lanjutnya.
Dukungan orang tua diharapkan membantu anak-anak menjalani pendidikan sekaligus membentuk sikap disiplin dan bertanggung jawab. Generasi muda juga didorong untuk memiliki cita-cita serta terus mengembangkan kemampuan.
Pesan tersebut melengkapi ajakan kepada masyarakat untuk menjaga lingkungan sosial yang aman dan harmonis. Nilai agama dan moral yang ditanamkan sejak dini diharapkan menjadi bekal bagi anak dalam kehidupan bermasyarakat.
Dalam kesempatan yang sama, Anom mengingatkan warga agar bijaksana menghadapi dinamika kondisi ekonomi. Ia turut menyinggung potensi pemutusan hubungan kerja (PHK) di wilayah Batam serta pentingnya menjaga ketenangan dalam menyikapi informasi yang beredar.
“Dalam menghadapi dinamika ekonomi dan berbagai informasi yang beredar, masyarakat diharapkan tetap tenang dan bijaksana. Jangan mudah terprovokasi oleh informasi yang belum terverifikasi. Jaga komunikasi dengan kepolisian agar setiap persoalan dapat ditangani bersama tanpa mengganggu kerukunan dan keamanan,” tambahnya.
Masyarakat diimbau menghindari tindakan yang dapat memicu konflik maupun mengganggu ketertiban. Komunikasi antara warga, tokoh agama, dan kepolisian diharapkan dapat membantu mencegah potensi gangguan keamanan sejak dini.
Melalui pertemuan tersebut, jajaran Polda Kepri dan Polres Bintan juga berupaya memperkuat hubungan dengan masyarakat. Keterlibatan tokoh agama menjadi bagian dari kerja sama untuk menyampaikan pesan kerukunan dan membangun kepedulian terhadap lingkungan.
Pada kegiatan itu, Anom menyerahkan bantuan sarana dan prasarana kepada pengurus gereja. Bantuan tersebut ditujukan untuk mendukung kebutuhan fasilitas serta kelancaran pelaksanaan ibadah dan kegiatan keagamaan umat.
Penyerahan bantuan menjadi bagian dari kepedulian kepolisian terhadap kebutuhan masyarakat dalam menjalankan kehidupan beragama. Kehadiran jajaran Polda Kepri dan Polres Bintan juga dimanfaatkan untuk berinteraksi dengan pengurus gereja serta umat yang hadir.
Melalui kegiatan tersebut, komunikasi antara kepolisian, tokoh agama, dan masyarakat diharapkan terus terpelihara. Hubungan yang baik menjadi dasar untuk memperkuat kerja sama dalam menjaga persatuan, merawat toleransi, dan menghadirkan rasa aman bagi warga.
Seluruh rangkaian peresmian Gereja Katolik Santo Yohanes Paulus II Galang Batang berlangsung aman, tertib, dan lancar.









