Tangerang, Jurnalkota.co.id
Lembaga Anti Narkotika (LAN) Kota Tangerang memperingati Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) 2026 dengan menggelar senam bersama masyarakat di kawasan wisata Eco Space Situ Gede, Babakan, Kota Tangerang, Minggu (28/6/2026). Kegiatan tersebut menjadi bagian dari kampanye hidup sehat sekaligus ajakan kepada masyarakat untuk bersama-sama memerangi penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika.
Ratusan peserta dari berbagai kalangan mengikuti kegiatan yang berlangsung sejak pagi. Selain berolahraga bersama, peserta juga mendapatkan edukasi mengenai bahaya narkoba, pentingnya menjaga ketahanan keluarga, serta peran masyarakat dalam mencegah penyalahgunaan narkotika sejak dini.
Kegiatan dihadiri Ketua LAN Kota Tangerang beserta jajaran pengurus dan anggota. Turut hadir Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Tangerang, Kompol Josephien Vivick Tjangkung, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Tangerang, Teguh Supriyanto, serta perwakilan Polres Metro Tangerang Kota, Ipda Affandi.
Dalam sambutannya, Kepala BNN Kota Tangerang Kompol Josephien Vivick Tjangkung menegaskan bahwa Hari Anti Narkotika Internasional bukan sekadar agenda seremonial tahunan, melainkan momentum untuk memperkuat komitmen seluruh elemen masyarakat dalam memerangi penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika.
Menurutnya, penyalahgunaan narkoba masih menjadi ancaman serius yang dapat merusak masa depan generasi muda. Karena itu, pencegahan harus dimulai dari lingkungan terkecil, yakni keluarga.
“Saya berharap kepada ibu-ibu semua untuk menjadi obor pemantik semangat dalam memerangi narkotika, sebagai pemutus mata rantai masuknya narkoba di lingkungan keluarga,” ujar Vivick.
Ia menekankan bahwa peran orang tua, khususnya ibu, sangat penting dalam membangun komunikasi yang baik dengan anak sehingga mampu mendeteksi sejak dini apabila terdapat perubahan perilaku yang mengarah pada penyalahgunaan narkoba.
Vivick juga mengimbau masyarakat agar tidak ragu melaporkan kepada BNN apabila menemukan indikasi penyalahgunaan maupun peredaran narkotika di lingkungan sekitar. Menurutnya, keterlibatan masyarakat menjadi faktor penting dalam mendukung upaya pencegahan dan penindakan yang dilakukan pemerintah.
“Jika menemukan hal-hal yang mencurigakan, segera laporkan kepada BNN agar dapat ditangani secara cepat dan tepat. Pencegahan akan lebih efektif jika dilakukan secara bersama-sama,” katanya.
Ia berharap melalui peringatan HANI 2026, kesadaran masyarakat terhadap bahaya narkoba semakin meningkat sehingga tercipta lingkungan yang sehat, aman, dan bebas dari penyalahgunaan narkotika.
Sementara itu, LAN Kota Tangerang menegaskan komitmennya untuk terus aktif memberikan edukasi kepada masyarakat melalui berbagai kegiatan sosial, penyuluhan, dan kampanye anti narkoba.
Organisasi tersebut menilai penyebaran informasi mengenai bahaya narkotika perlu dilakukan secara berkelanjutan agar masyarakat memahami dampak penyalahgunaan narkoba, mengenali ciri-ciri awal pengguna, serta mengetahui langkah yang harus dilakukan apabila menemukan kasus di lingkungan sekitar.
Upaya tersebut merupakan bagian dari pelaksanaan program Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan, dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) yang selama ini menjadi fokus LAN dalam mendukung program nasional menuju Indonesia yang bersih dari narkoba.
Selain menjadi ajang olahraga bersama, kegiatan senam juga dimanfaatkan sebagai sarana mempererat silaturahmi antara masyarakat, pemerintah daerah, aparat penegak hukum, dan para pegiat anti narkotika.
Melalui kolaborasi berbagai pihak, LAN Kota Tangerang berharap semangat HANI 2026 tidak berhenti pada kegiatan seremonial semata, tetapi menjadi gerakan nyata yang mampu membangun kepedulian masyarakat dalam melindungi generasi muda dari ancaman narkoba.
Dengan meningkatnya partisipasi masyarakat dalam program P4GN, diharapkan upaya menciptakan lingkungan yang sehat, produktif, dan bebas narkoba dapat terwujud secara berkelanjutan di Kota Tangerang.
Penulis: Dede
Editor: Antoni













