Harga Bahan Pokok di Tanjungpinang Relatif Stabil, Cabai dan Sayuran Alami Penurunan

Jasa Maklon Sabun

Tanjungpinang, Jurnalkota.co.id

Pemerintah Kota Tanjungpinang melalui Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperdagin) terus memantau perkembangan harga kebutuhan pokok di pasar. Berdasarkan Laporan Harian Sistem Pemantauan Pasar dan Kebutuhan Pokok (SP2KP) di Pasar Bintan Center per 19 Januari 2026, harga sebagian besar komoditas terpantau relatif stabil, meski terjadi fluktuasi terbatas pada sejumlah bahan pangan.

Kepala Bidang Stabilisasi Harga dan Pengembangan Ekspor Disperdagin Kota Tanjungpinang, Riyanto, mewakili Kepala Disperdagin Riany, mengatakan kondisi harga kebutuhan pokok secara umum masih dalam batas wajar dan terkendali.

“Secara umum harga kebutuhan pokok di Kota Tanjungpinang masih stabil. Beberapa komoditas hortikultura seperti cabai dan sayuran justru mengalami penurunan harga, sementara kenaikan hanya terjadi pada komoditas tertentu dan masih dalam batas normal,” ujar Riyanto, Senin (19/1/2026).

Berdasarkan data SP2KP, harga cabai merah keriting turun dari Rp57.000 menjadi Rp53.000 per kilogram. Cabai rawit hijau juga turun dari Rp76.000 menjadi Rp67.000 per kilogram. Selain itu, sawi hijau turun dari Rp10.000 menjadi Rp8.000 per kilogram, sedangkan kacang panjang turun dari Rp13.000 menjadi Rp12.000 per kilogram.

Sementara itu, sejumlah komoditas tercatat mengalami kenaikan harga, di antaranya daging ayam ras karkas dari Rp42.000 menjadi Rp43.000 per kilogram. Harga kangkung naik dari Rp8.000 menjadi Rp10.000 per kilogram, serta ketimun dari Rp10.000 menjadi Rp12.000 per kilogram.

Riyanto menjelaskan, fluktuasi harga pada komoditas hortikultura umumnya dipengaruhi oleh faktor pasokan dan kondisi cuaca. Meski demikian, hingga saat ini belum ditemukan lonjakan harga yang signifikan di pasaran.

“Disperdagin bersama instansi terkait akan terus melakukan pemantauan rutin dan berkoordinasi dengan distributor serta pedagang guna menjaga ketersediaan pasokan dan stabilitas harga di pasar,” kata Riyanto.

Pemerintah Kota Tanjungpinang juga mengimbau masyarakat agar berbelanja secara bijak dan tidak melakukan pembelian berlebihan, mengingat ketersediaan bahan pokok di pasaran masih mencukupi.

Jasa Maklon Skincare Tangerang

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *