Tanjungpinang, Jurnalkota.co.id
Kapolresta Tanjungpinang Kombes Pol Indra Ranu Dikarta mengajak masyarakat menjaga persatuan, kerukunan, serta keamanan lingkungan untuk mendukung pembangunan Kota Tanjungpinang, Kepulauan Riau.
Ajakan tersebut disampaikan dalam rangka peringatan Hari Jadi ke-25 Kota Otonom Tanjungpinang. Indra menghadiri upacara peringatan yang berlangsung di halaman Kantor Wali Kota Tanjungpinang, Sabtu (17/10/2026).
Upacara mengusung tema “Berbenah Bersama, Berkarya Nyata, Maju Sejahtera” dan diikuti sekitar 1.000 peserta dari unsur pemerintah daerah, TNI-Polri, lembaga penegak hukum, serta berbagai elemen masyarakat.
Menurut Indra, peringatan hari jadi menjadi kesempatan untuk memperkuat kerja sama antara pemerintah daerah, TNI-Polri, dan masyarakat. Kebersamaan tersebut dibutuhkan untuk menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat atau kamtibmas tetap kondusif.
“Selamat Hari Jadi ke-25 Kota Otonom Tanjungpinang. Semoga momentum ini semakin memperkuat sinergi antara pemerintah, TNI-Polri, dan seluruh elemen masyarakat dalam menjaga situasi kamtibmas yang aman dan kondusif,” ujar Indra.
Ia juga mengajak warga meningkatkan kepedulian terhadap sesama serta mengambil peran dalam pembangunan daerah melalui kontribusi positif di lingkungan masing-masing.
“Mari bersama-sama menjaga kerukunan, meningkatkan kepedulian, serta berkontribusi positif dalam mewujudkan Kota Tanjungpinang yang maju, aman, dan sejahtera,” katanya.
Kehadiran Kapolresta dalam upacara tersebut menjadi bentuk dukungan Polresta Tanjungpinang terhadap kerja sama dengan pemerintah daerah dan masyarakat, khususnya dalam menjaga stabilitas keamanan untuk menunjang pembangunan.
Pesan yang disampaikan Indra menempatkan keamanan dan kerukunan sebagai bagian dari upaya bersama membangun kota. Ajakan itu ditujukan kepada seluruh elemen masyarakat agar terus menjaga hubungan baik dan berkontribusi bagi kemajuan Tanjungpinang.
Dihadiri unsur Forkopimda dan masyarakat
Upacara yang berlangsung khidmat tersebut dihadiri Wali Kota Tanjungpinang Lis Darmansyah, Wakil Wali Kota Raja Ariza, Ketua DPRD Kota Tanjungpinang Agus Djurianto, serta perwakilan Gubernur Kepulauan Riau.
Turut hadir Kepala Kejaksaan Negeri Tanjungpinang Sindoro Adi, Dandim 0315/Tanjungpinang Kolonel Inf Abdul Hamid, serta unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah atau Forkopimda dan tamu undangan lainnya.
Selain jajaran pemerintah dan aparat penegak hukum, kegiatan dihadiri tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh adat, serta tokoh seni dan budaya.
Kehadiran berbagai unsur tersebut menjadi bagian dari peringatan perjalanan Tanjungpinang selama seperempat abad sebagai kota otonom. Momentum ini juga diisi dengan pesan mengenai pentingnya kebersamaan dalam menghadapi tantangan pembangunan daerah.
Melalui tema yang diusung, peringatan tahun ini menekankan semangat berbenah dan berkarya untuk mencapai kesejahteraan. Semangat tersebut sejalan dengan ajakan kepada seluruh pihak untuk mengambil peran dalam pembangunan sesuai kapasitas masing-masing.
Mengenang sejarah dan jasa pendahulu
Dalam amanatnya, Wali Kota Tanjungpinang Lis Darmansyah menyampaikan bahwa peringatan hari jadi bukan sekadar kegiatan seremonial.
Menurut Lis, peringatan tersebut menjadi momentum untuk mengenang perjalanan sejarah, menghargai jasa para pendahulu, serta memperkuat komitmen membangun Tanjungpinang yang lebih maju, aman, nyaman, dan sejahtera.
Ia mengingatkan bahwa selama 25 tahun menjadi kota otonom, Tanjungpinang telah melewati berbagai dinamika dan tantangan pembangunan.
Berbagai capaian yang diraih, menurut dia, merupakan hasil kerja keras dan kebersamaan, disertai dukungan seluruh elemen masyarakat.
Karena itu, semangat untuk melanjutkan pembangunan perlu dijaga bersama. Penghargaan terhadap perjuangan para pendahulu juga perlu diikuti komitmen untuk berkontribusi bagi masa depan daerah.
Pesan tersebut menggarisbawahi hubungan antara perjalanan sejarah dan tanggung jawab pembangunan saat ini. Peringatan hari jadi menjadi kesempatan untuk melihat kembali perjalanan kota sekaligus memperkuat komitmen menghadapi tantangan berikutnya.
Lis menekankan bahwa pembangunan Tanjungpinang merupakan tanggung jawab bersama. Pemerintah membutuhkan dukungan aparat keamanan, dunia usaha, tokoh masyarakat, serta seluruh warga agar pembangunan dapat berjalan dengan baik.
Dorong keterlibatan generasi muda
Dalam kesempatan yang sama, Lis mengajak masyarakat mempertahankan persatuan, semangat gotong royong, toleransi, dan kepedulian sosial.
Nilai-nilai tersebut perlu terus dijaga dalam kehidupan bermasyarakat agar kebersamaan tetap terpelihara di tengah berbagai tantangan yang dihadapi daerah.
Ia juga menyoroti pentingnya keterlibatan generasi muda dalam menjaga keamanan dan ketertiban. Generasi muda diharapkan berperan aktif memelihara kerukunan serta menciptakan lingkungan yang kondusif bagi kemajuan kota.
Ajakan tersebut menempatkan masyarakat sebagai bagian penting dalam pembangunan. Peran warga mencakup dukungan terhadap program pemerintah serta upaya menjaga hubungan sosial dan keamanan lingkungan.
Pesan Wali Kota mengenai persatuan dan gotong royong sejalan dengan ajakan Kapolresta untuk meningkatkan kepedulian serta menjaga kamtibmas. Keduanya menekankan perlunya keterlibatan seluruh unsur dalam mendukung kemajuan Tanjungpinang.
Setelah upacara, rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan pembacaan doa dan pemotongan tumpeng secara simbolis. Kegiatan juga diisi dengan penyerahan penghargaan serta hadiah.
Rangkaian peringatan ditutup dengan foto bersama. Seluruh kegiatan berlangsung tertib dan lancar.











