Batam, Jurnalkota.co.id
Memasuki hari keenam pelaksanaan Operasi Patuh Seligi 2025, Kepolisian Daerah (Polda) Kepulauan Riau (Kepri) mencatat sejumlah hasil signifikan dalam upaya meningkatkan kesadaran tertib berlalu lintas masyarakat. Capaian ini diraih melalui pendekatan preemtif, preventif, dan represif yang dilakukan sejak awal operasi.
Kaset ops Patuh Seligi 2025, AKBP Nanda Diana Tarulina Sihombing, menyampaikan hal tersebut dalam Analisis dan Evaluasi (Anev) Operasi Patuh Seligi 2025 yang digelar di Ruang RTMC Ditlantas Polda Kepri, Kota Batam, pada Sabtu (19/7/2025).
Berdasarkan data, kegiatan pendidikan masyarakat lalu lintas (Dikmas Lantas) yang termasuk dalam kategori preemtif, mengalami peningkatan signifikan dibandingkan tahun sebelumnya. Kegiatan pembinaan dan penyuluhan (Binluh) meningkat dari 0 menjadi 23 kali, penyuluhan (Penluh) naik dari 224 menjadi 334 kali (naik 49 persen), serta penyebaran dan pemasangan media imbauan naik dari 334 menjadi 604 kali (naik 81 persen).
“Sementara pada aspek preventif, tindakan terhadap pengguna jalan mengalami penurunan signifikan, dari 2.052 kali pada 2024 menjadi 648 kali pada 2025, atau turun sebesar 68 persen,” ujar AKBP Nanda.
Penurunan juga tercatat pada aspek penegakan hukum (represif). Penindakan pelanggaran lalu lintas menurun dari 1.444 kasus pada 2024 menjadi 317 kasus pada 2025, atau turun 78 persen. Rincian pelanggaran berdasarkan jenis kendaraan adalah sebagai berikut:
Kendaraan roda dua: dari 248 menjadi 183 pelanggaran (turun 26 persen).
Kendaraan roda empat: dari 89 menjadi 57 pelanggaran (turun 36 persen).
“Penurunan jumlah pelanggaran mencerminkan efektivitas pendekatan edukatif yang kita terapkan sejak hari pertama operasi. Kami terus mendorong masyarakat untuk membangun budaya tertib berlalu lintas demi keselamatan bersama,” kata AKBP Nanda.
AKBP Nanda menambahkan, operasi akan terus dilanjutkan dengan pendekatan humanis dan persuasif, namun tetap disertai penegakan hukum yang tegas dan terukur.
Polda Kepri mengimbau masyarakat untuk tetap disiplin dalam berlalu lintas dan turut mendukung kelancaran Operasi Patuh Seligi 2025 demi mewujudkan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas) di wilayah Kepulauan Riau. (Antoni)








