Bintan, Jurnalkota.co.id
Menjelang peringatan Hari Bhayangkara ke-80 yang jatuh pada 1 Juli 2026, Polres Bintan menggelar kegiatan anjangsana dan pembagian bantuan sosial kepada purnawirawan, warakawuri, serta personel yang sedang sakit menahun. Kegiatan tersebut menjadi wujud penghormatan dan kepedulian Polri terhadap keluarga besar institusi yang telah memberikan pengabdian bagi bangsa dan negara.
Kegiatan yang dilaksanakan secara serentak di wilayah Bintan Utara dan Bintan Timur pada Selasa (23/6/2026) itu berlangsung penuh kehangatan dan nuansa kekeluargaan. Selain mempererat tali silaturahmi, kegiatan tersebut juga menjadi momentum untuk mengenang jasa para senior Polri yang telah berkontribusi dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.
Di wilayah Bintan Utara, kegiatan dipimpin langsung oleh Kapolres Bintan AKBP Argya Satrya Bhawana didampingi Ketua Bhayangkari Cabang Bintan Ny. Amanda Vaneza Argya serta jajaran pejabat utama Polres Bintan.
Pertemuan yang berlangsung di Ruang Bhayangkari Mako Polsek Bintan Utara itu dihadiri sejumlah purnawirawan dan warakawuri. Suasana akrab terlihat saat para peserta saling berbincang dan mengenang masa pengabdian mereka di institusi kepolisian.
Sementara itu, di wilayah Bintan Timur, kegiatan dipimpin Wakapolres Bintan Kompol Ahmad Rudi Prasetyo bersama Wakil Ketua Bhayangkari Cabang Bintan Ny. Alfiah Rudi dan jajaran personel Polres Bintan.
Tidak hanya menggelar pertemuan di Aula Polsek Bintan Timur, rombongan juga melakukan kunjungan langsung ke rumah-rumah penerima bantuan sosial. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan perhatian dan kepedulian Polri dapat dirasakan secara langsung oleh keluarga besar Polri yang membutuhkan.
Salah satu lokasi yang dikunjungi adalah kediaman Aipda Septian Saragih di Kampung Kolong Enam. Personel Polres Bintan tersebut diketahui tengah menjalani perawatan akibat sakit menahun.
Selain itu, rombongan juga menyambangi rumah Ibu Animar dan Ibu Tugiyem yang merupakan warakawuri. Dalam kesempatan tersebut, bantuan sosial diserahkan secara simbolis kepada empat orang warakawuri dan delapan orang purnawirawan.
Kapolres Bintan AKBP Argya Satrya Bhawana mengatakan kegiatan anjangsana merupakan tradisi yang terus dijaga Polri sebagai bentuk penghormatan kepada para senior yang telah mengabdikan diri selama bertahun-tahun demi menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.
Menurut Argya, kondisi keamanan yang kondusif saat ini tidak terlepas dari kerja keras serta dedikasi para anggota Polri terdahulu yang telah meletakkan fondasi kuat bagi institusi.
“Kami menyadari sepenuhnya bahwa situasi kamtibmas yang kondusif di Kabupaten Bintan saat ini tidak terlepas dari fondasi kuat yang telah dibangun oleh para senior dan purnawirawan sekalian. Anjangsana ini adalah wujud penghormatan serta rasa syukur kami atas pengabdian yang telah mereka berikan kepada bangsa, negara, dan institusi Polri,” kata Argya.
Ia menegaskan bahwa para purnawirawan dan warakawuri tetap menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari keluarga besar Polri. Karena itu, hubungan silaturahmi dan perhatian terhadap mereka harus terus dijaga.
Menurut Argya, peringatan Hari Bhayangkara tidak hanya dimaknai sebagai perayaan hari jadi institusi kepolisian, tetapi juga menjadi momentum refleksi untuk memperkuat nilai-nilai pengabdian, solidaritas, dan kepedulian sosial.
Memasuki usia ke-80 tahun, Polri dihadapkan pada berbagai tantangan yang semakin kompleks. Oleh sebab itu, institusi kepolisian dituntut terus bertransformasi agar mampu menjawab kebutuhan masyarakat yang terus berkembang.
“Di usia Hari Bhayangkara ke-80 ini, harapan besar kami adalah agar institusi Polri, khususnya Polres Bintan, dapat terus tumbuh menjadi institusi yang semakin profesional, humanis, dan selalu hadir memberikan pelayanan terbaik serta berkeadilan bagi masyarakat,” ujarnya.
Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus memperkuat sinergi dan kemitraan dengan kepolisian dalam menjaga keamanan dan ketertiban di Kabupaten Bintan.
Menurut Argya, keberhasilan menjaga situasi kamtibmas yang aman dan kondusif tidak dapat dilakukan oleh Polri sendiri, melainkan membutuhkan dukungan seluruh komponen masyarakat.
“Polri tidak bisa bekerja sendiri. Dengan kebersamaan dan rasa saling memiliki antara Polri dan masyarakat, kita optimistis dapat terus mewujudkan Kabupaten Bintan yang aman, damai, sejahtera, dan kondusif,” kata Argya.
Kegiatan anjangsana dan bakti sosial tersebut berlangsung aman, tertib, dan penuh kehangatan. Senyum haru para purnawirawan dan warakawuri yang menerima kunjungan menjadi gambaran kuat bahwa ikatan kekeluargaan di lingkungan Polri tetap terjalin erat meski masa pengabdian telah berakhir.
Melalui kegiatan itu, Polres Bintan berharap semangat kebersamaan dan kepedulian sosial yang menjadi bagian dari nilai-nilai Hari Bhayangkara dapat terus terpelihara, sekaligus memperkuat hubungan antara Polri, keluarga besar Polri, dan masyarakat dalam mewujudkan keamanan yang berkelanjutan di Kabupaten Bintan.








