Kuantan Singingi, Jurnalkota.co.id
Kafilah Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing) berhasil meraih peringkat ketiga pada Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-44 Tingkat Provinsi Riau yang resmi ditutup pada Jumat (3/7/2026) malam. Prestasi tersebut menempatkan Kuansing di bawah Kabupaten Rokan Hilir yang keluar sebagai juara umum dan Kabupaten Bengkalis di posisi kedua.
Capaian tersebut disambut positif oleh masyarakat Kuansing. Selain menjadi kebanggaan bagi daerah, keberhasilan penyelenggaraan MTQ juga memunculkan berbagai tanggapan dari warga yang menilai persiapan kegiatan telah dilakukan sejak beberapa waktu lalu.
Sebagian masyarakat bahkan mengenang kepemimpinan mantan Bupati Kuantan Singingi, Suhardiman Amby. Mereka menilai sejumlah persiapan infrastruktur maupun penyelenggaraan MTQ telah dimulai pada masa kepemimpinannya.
Salah seorang warga Teluk Kuantan, Rivi (37), mengatakan keberhasilan pelaksanaan MTQ Provinsi Riau tidak terlepas dari proses persiapan yang telah dilakukan sebelumnya.
Menurut dia, Suhardiman Amby merupakan sosok yang memiliki perhatian terhadap pembangunan daerah, termasuk dalam mempersiapkan Kuansing sebagai tuan rumah pelaksanaan MTQ tingkat provinsi.
“Kami tetap merindukan beliau. Sosok pemimpin yang energik, visioner, dan mampu mengubah wajah ibu kota Kuansing menjadi lebih baik dan maju,” kata Rivi kepada wartawan.
Ia menilai setiap pemimpin tentu memiliki kelebihan dan kekurangan. Namun, menurutnya, berbagai program pembangunan yang telah dijalankan selama masa kepemimpinan Suhardiman memberikan kontribusi terhadap perkembangan daerah.
“Pro dan kontra itu pasti ada. Namun bagi saya, hal-hal positif dari kepemimpinan H. Suhardiman Amby patut menjadi catatan dan teladan, sedangkan yang negatif tidak perlu ditiru,” ujarnya.
Alumnus Universitas Islam Riau itu berharap pemerintah daerah saat ini dapat melanjutkan program-program pembangunan yang dinilai bermanfaat bagi masyarakat serta terus meningkatkan prestasi Kuansing di berbagai bidang, termasuk pembinaan tilawatil Quran.
“Harapan kami, siapa pun yang memimpin Kuansing ke depan memiliki komitmen yang sama dalam membangun daerah agar semakin maju dan mampu bersaing dengan kabupaten lain di Provinsi Riau,” katanya.
Sementara itu, prosesi penutupan MTQ ke-44 Tingkat Provinsi Riau dipimpin Sekretaris Daerah Provinsi Riau, Syahrial Abdi, bersama Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Kuantan Singingi, Muklisin.
Dalam kesempatan tersebut diumumkan hasil akhir perlombaan. Kabupaten Rokan Hilir berhasil mempertahankan dominasinya dengan meraih gelar juara umum. Posisi kedua ditempati Kabupaten Bengkalis, sedangkan Kuantan Singingi berada di peringkat ketiga.
Ketua Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ) Kabupaten Kuantan Singingi, Yaramis, menyampaikan apresiasi kepada seluruh anggota kafilah, pelatih, pendamping, serta masyarakat yang telah memberikan dukungan selama pelaksanaan MTQ.
Menurut dia, capaian tersebut merupakan hasil kerja keras seluruh pihak yang terlibat dalam proses pembinaan peserta hingga pelaksanaan perlombaan.
“Ini merupakan hasil maksimal yang bisa kami capai. Semoga ke depan prestasi Kuansing semakin baik. Terima kasih kepada seluruh pihak yang telah memberikan dukungan dan semangat kepada Kafilah Kuansing,” ujar Yaramis.
Ia berharap prestasi tersebut menjadi motivasi bagi LPTQ Kuansing untuk terus meningkatkan pembinaan qari dan qariah, sehingga mampu bersaing pada pelaksanaan MTQ tingkat provinsi maupun nasional pada masa mendatang.
Keberhasilan menempati posisi tiga besar juga dinilai menjadi modal penting bagi Kuansing untuk terus memperkuat pembinaan generasi muda di bidang tilawah, hafalan, tafsir, dan cabang-cabang lainnya dalam Musabaqah Tilawatil Qur’an.
Daftar Peringkat MTQ ke-44 Tingkat Provinsi Riau 2026
1. Rokan Hilir (Juara Umum)
2. Bengkalis
3. Kuantan Singingi
4. Indragiri Hulu
5. Pekanbaru
6. Siak
7. Kampar
8. Indragiri Hilir
9. Pelalawan
10. Kepulauan Meranti
11. Rokan Hulu
12. Dumai
Keberhasilan Kuansing menempati peringkat ketiga menjadi salah satu pencapaian yang membanggakan bagi daerah. Di sisi lain, apresiasi masyarakat terhadap proses persiapan penyelenggaraan MTQ menunjukkan besarnya harapan agar pembangunan dan pembinaan keagamaan di Kuantan Singingi terus berlanjut secara berkesinambungan, siapa pun pemimpin yang memegang amanah pada masa mendatang.








