Lebak, Jurnalkota.co.id
Kementerian Sosial (Kemensos) kembali menyalurkan bantuan ekonomi kepada orang tua siswa Sekolah Rakyat Menengah Atas (SRMA) 34 Rangkasbitung, Kabupaten Lebak, Banten. Bantuan tersebut diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan keluarga sekaligus mendukung upaya pengentasan kemiskinan secara berkelanjutan.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Sosial Kabupaten Lebak, Lela Gifty Cleria, mengatakan bantuan yang disalurkan pada tahap kedua itu menyasar 111 kepala keluarga (KK) yang merupakan orang tua siswa Sekolah Rakyat.
“Kami berharap bantuan ekonomi ini dapat meningkatkan kesejahteraan keluarga orang tua siswa dan membantu mereka keluar dari jerat kemiskinan,” kata Lela di Lebak, Minggu (21/6/2026).
Menurut Lela, bantuan tersebut merupakan bagian dari program pemberdayaan ekonomi yang dijalankan Kemensos untuk mendukung keluarga peserta didik yang berasal dari kelompok rentan miskin dan miskin ekstrem.
Dari total 111 kepala keluarga penerima manfaat, sebanyak 23 KK menerima bantuan di bidang kewirausahaan. Bantuan itu diberikan agar mereka dapat mengembangkan usaha yang telah dimiliki maupun memulai usaha baru sehingga mampu meningkatkan pendapatan keluarga.
Sementara itu, 88 KK lainnya menerima bantuan berupa perlengkapan rumah tangga. Bantuan yang diberikan antara lain kasur, bantal, guling, selimut, seprei, handuk, tabung gas, kompor gas, regulator, lemari, hingga rak piring.
Lela menilai program bantuan ekonomi yang telah berjalan menunjukkan hasil positif. Pada tahap pertama, sejumlah orang tua siswa berhasil mengembangkan usaha rumahan dengan memproduksi berbagai kerajinan tangan dan makanan ringan yang memiliki nilai jual.
Menurutnya, keberhasilan tersebut menjadi bukti bahwa bantuan yang diberikan tidak hanya bersifat konsumtif, tetapi juga mampu mendorong produktivitas dan kemandirian ekonomi masyarakat.
“Kami mengapresiasi bantuan kewirausahaan yang telah membantu menggulirkan roda perekonomian masyarakat. Saat ini para penerima manfaat juga terus mendapatkan pembinaan dari pemerintah daerah agar usaha mereka dapat berkembang,” ujarnya.
Ia menjelaskan, Kemensos memiliki komitmen kuat untuk memutus mata rantai kemiskinan melalui pendekatan yang menyasar seluruh anggota keluarga. Tidak hanya memberikan akses pendidikan kepada anak-anak melalui Sekolah Rakyat, tetapi juga memperkuat kondisi ekonomi orang tua mereka.
Selain bantuan ekonomi, Kemensos juga membantu pelunasan ijazah bagi 10 siswa yang sebelumnya masih tertahan di sekolah asal akibat tunggakan pembayaran Sumbangan Partisipasi Pendidikan (SPP).
Bantuan tersebut diberikan karena para siswa Sekolah Rakyat berasal dari keluarga yang masuk kategori rentan miskin dan miskin ekstrem yang tercatat dalam Desil 1 dan Desil 2 Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN).
Lela optimistis program Sekolah Rakyat yang digagas Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka dapat menjadi salah satu solusi untuk memutus rantai kemiskinan antargenerasi.
“Kami optimistis Sekolah Rakyat dapat menjadi instrumen penting dalam memutus kemiskinan melalui pendidikan yang berkualitas dan dukungan pemberdayaan ekonomi bagi keluarga siswa,” katanya.
Sementara itu, Kepala SRMA 34 Kabupaten Lebak, Candra Listianta Budiharja, mengatakan proses pembelajaran di sekolah tersebut berjalan dengan baik. Para siswa mendapatkan akses pendidikan yang berkualitas, inklusif, dan berkeadilan tanpa terkendala kondisi ekonomi keluarga.
Menurut Candra, Sekolah Rakyat tidak hanya fokus pada pencapaian akademik, tetapi juga menanamkan nilai karakter, keterampilan hidup, dan kemandirian kepada para siswa.
Dengan pendekatan tersebut, diharapkan para lulusan Sekolah Rakyat mampu memiliki masa depan yang lebih baik serta menjadi generasi yang dapat mengangkat taraf hidup keluarganya.
“Kami ingin memastikan tidak ada lagi anak yang tertinggal hanya karena persoalan ekonomi. Kami akan membina mereka tidak hanya dari sisi akademik, tetapi juga karakter, keterampilan, dan kemandirian sehingga mereka siap menghadapi masa depan,” ujar Candra.
Penulis: Noma
Editor: Antoni











