Tanjungpinang, Jurnalkota.co.id
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kepulauan Riau (Kepri) bersama lima pemerintah kabupaten dan kota menyiapkan 171 aparatur sipil negara (ASN) untuk mengikuti seleksi serta pendidikan dan pelatihan pembentukan Komponen Cadangan (Komcad).
Program tersebut didukung pembiayaan sebesar Rp5.399.800.000 atau sekitar Rp5,4 miliar yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) masing-masing pemerintah daerah.
Lima daerah yang terlibat adalah Kota Batam, Kabupaten Bintan, Kabupaten Karimun, Kabupaten Lingga, dan Kabupaten Kepulauan Anambas.
Komitmen pembiayaan itu dituangkan dalam Kesepakatan Bersama tentang Sinergi Pembiayaan Pembentukan Komponen Cadangan Aparatur Sipil Negara di Provinsi Kepulauan Riau. Penandatanganan berlangsung di Aula Wan Seri Beni, Dompak, Kota Tanjungpinang, Kamis (29/10/2026).
Gubernur Kepulauan Riau Ansar Ahmad mengatakan, pembentukan Komcad dari unsur ASN membutuhkan dukungan pemerintah daerah, mulai dari persiapan calon peserta hingga penyediaan anggaran.
“Semua pemerintah provinsi, kabupaten, dan kota di Provinsi Kepulauan Riau wajib menyisihkan anggaran untuk kelanjutan program ini sampai target yang telah ditetapkan pemerintah pusat terpenuhi,” ujar Ansar Ahmad.
Menurut dia, upaya menjaga pertahanan dan kedaulatan negara merupakan tanggung jawab bersama seluruh komponen bangsa. Keterlibatan ASN dalam program tersebut diharapkan dapat memperkuat kesadaran bela negara, kedisiplinan, ketangguhan, serta semangat pengabdian.
Ansar Ahmad juga mengapresiasi pemerintah kabupaten dan kota yang telah mengalokasikan anggaran serta menyiapkan calon peserta. Apresiasi turut disampaikan kepada jajaran TNI yang mendukung persiapan pendidikan dan pelatihan Komcad.
Minta dukungan anggaran pada 2027
Dalam kesempatan tersebut, Ansar Ahmad meminta agar keberlanjutan pembiayaan program Komcad menjadi perhatian dalam penyusunan anggaran tahun 2027.
Ia menginstruksikan Sekretaris Daerah Provinsi Kepri untuk memperhatikan alokasi anggaran program tersebut saat evaluasi anggaran pemerintah kabupaten dan kota.
“Saya ingatkan kepada Ibu Sekda, pada evaluasi anggaran nanti, wajibkan semua kabupaten dan kota mengalokasikan anggaran pada tahun 2027 untuk memenuhi kuota yang menjadi kewajiban kita,” katanya.
Dukungan anggaran tersebut, menurut Ansar Ahmad, diperlukan agar pelaksanaan program dapat berlanjut hingga target yang ditetapkan pemerintah pusat terpenuhi.
Sebanyak 171 calon peserta disiapkan
Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Provinsi Kepri Muhammad Iksan menjelaskan, calon peserta berasal dari lingkungan Pemprov Kepri serta lima pemerintah kabupaten dan kota. Mereka berada dalam rentang usia 18 hingga 35 tahun.
Dari total 171 calon peserta, sebanyak 43 orang berasal dari Pemprov Kepri, masing-masing 28 orang dari Kota Batam dan Kabupaten Bintan, masing-masing 25 orang dari Kabupaten Lingga dan Kabupaten Karimun, serta 22 orang dari Kabupaten Kepulauan Anambas.
Para calon peserta dijadwalkan mengikuti tahapan rekrutmen dan seleksi sebelum pelaksanaan pendidikan dan pelatihan dasar militer atau latsarmil.
Untuk mendukung program tersebut, Pemprov Kepri mengalokasikan Rp1.349.800.000. Sementara itu, Kota Batam dan Kabupaten Bintan masing-masing menyediakan Rp875 juta.
Kabupaten Lingga dan Kabupaten Karimun masing-masing mengalokasikan Rp800 juta, sedangkan Kabupaten Kepulauan Anambas menyediakan Rp700 juta.
Pembiayaan disalurkan melalui mekanisme hibah kepada Badan Cadangan Nasional Kementerian Pertahanan Republik Indonesia sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.
Seleksi dimulai 4 November
Berdasarkan jadwal yang disampaikan, rangkaian pembentukan Komcad direncanakan berlangsung pada 4 November hingga 23 Desember 2026.
Tahapan diawali dengan pengiriman calon peserta untuk mengikuti rekrutmen pada 4 November. Seleksi dijadwalkan berlangsung pada 4–8 November, kemudian dilanjutkan pembukaan pendidikan dan pelatihan dasar militer pada 9 November 2026.
Pelaksanaan latsarmil dijadwalkan berlangsung pada 10 November hingga 22 Desember 2026. Penutupan direncanakan pada 22 Desember, sedangkan penetapan Komcad dan penjemputan peserta dijadwalkan sehari setelahnya, yakni 23 Desember 2026.
Pendidikan dan pelatihan tersebut direncanakan berlangsung di Satuan Pendidikan-1 (Satdik-1) Komando Pembinaan Doktrin, Pendidikan, dan Latihan TNI Angkatan Laut (Kodiklatal), Tanjung Uban, Kabupaten Bintan.
Melalui kesepakatan bersama itu, Pemprov Kepri dan lima pemerintah kabupaten dan kota berkomitmen memperkuat koordinasi, menyelaraskan kebijakan, serta menjaga kesinambungan pembiayaan pembentukan Komcad.
Pelaksanaan program juga akan disertai pemantauan dan evaluasi untuk memastikan kegiatan berjalan sesuai ketentuan serta target yang ditetapkan.
Penandatanganan kesepakatan tersebut turut dihadiri Dankodaeral IV Laksamana Muda TNI Berkat Widjanarko, Danrem 033/Wira Pratama Brigjen TNI Bambang Harquitanto, dan Danlanud RHF Tanjungpinang Kolonel Pnb Agus Rohimat.
Hadir pula Bupati Bintan Roby Kurniawan, Wakil Bupati Karimun Rocky Marciano Bawole, perwakilan bupati dan wali kota, Sekretaris Daerah Provinsi Kepri Misni, Sekretaris Daerah Kabupaten Bintan Ronny Kartika, serta jajaran pejabat di lingkungan Pemprov Kepri.









