Jakarta, Jurnalkota.co.id
Ratusan warga bersama pengurus RT dan RW 14 Kelurahan Duri Kosambi, Kecamatan Cengkareng, Jakarta Barat, menggelar kerja bakti massal di kawasan Masjid Hasyim Asy’ari Pesakih dan lingkungan sekitarnya, Minggu (24/5/2026) pagi.
Kegiatan gotong royong tersebut diikuti tokoh masyarakat, pemuda, petugas kebersihan, hingga unsur pemerintah kelurahan. Warga tampak membersihkan area masjid, jalan lingkungan, saluran air, serta titik-titik yang dipenuhi sampah dan rumput liar.
Sejak pagi, suasana kebersamaan terlihat kuat. Warga membawa peralatan kebersihan masing-masing untuk membersihkan lingkungan demi menciptakan kawasan yang bersih dan nyaman.
Selain menjaga kebersihan, kegiatan itu juga menjadi penegasan bahwa kawasan Masjid Hasyim Asy’ari Pesakih merupakan bagian dari wilayah RW 14 Kelurahan Duri Kosambi.
Ketua RW 14 Duri Kosambi, Agung Jaya, mengatakan kerja bakti rutin dilakukan sebagai bentuk kepedulian warga terhadap lingkungan sekaligus mempererat kebersamaan masyarakat.
“Kami ingin memberikan pesan kepada masyarakat bahwa Masjid Hasyim Asy’ari ini bagian dari wilayah RW 14. Karena selama ini ada pihak-pihak yang mengklaim bahwa masjid ini bukan wilayah RW 14 Duri Kosambi,” kata Agung Jaya.
Menurut dia, warga RW 14 selama ini turut menjaga dan merawat kawasan sekitar masjid sehingga kebersihan dan kenyamanan lingkungan menjadi tanggung jawab bersama.
Ia juga menyebut kegiatan kerja bakti tersebut merupakan arahan dari Lurah Duri Kosambi untuk memperkuat kepedulian masyarakat terhadap kebersihan lingkungan.
“Warga RW 14 kerja bakti di Masjid Hasyim Asy’ari ini juga merupakan arahan dari Lurah Duri Kosambi, Heri Nurdin,” ujarnya.
Dalam kegiatan tersebut, warga terlihat menyapu jalan, mengangkut sampah, membersihkan halaman masjid, hingga membersihkan saluran air yang berpotensi menimbulkan genangan saat hujan turun.
Beberapa titik yang selama ini dianggap rawan tersumbat juga menjadi fokus pembersihan agar aliran air kembali lancar dan tidak memicu banjir saat musim hujan.
Kepala Seksi Ekonomi dan Pembangunan (Kasie Ekbang) Kelurahan Duri Kosambi, Tami, mengapresiasi semangat warga RW 14 yang dinilai masih menjaga budaya gotong royong di tengah padatnya aktivitas perkotaan.
Menurut dia, kerja bakti bukan hanya soal membersihkan lingkungan, tetapi juga memperkuat hubungan sosial dan kepedulian antarwarga.
“Ini bentuk nyata kebersamaan warga RW 14. Semua turun langsung tanpa membedakan status. Semangat seperti ini harus terus dijaga,” kata Tami.
Ia menegaskan pihak kelurahan mendukung penuh kegiatan kerja bakti tersebut. Kehadiran aparat kelurahan bersama petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU) disebut sebagai bentuk dukungan pemerintah terhadap upaya warga menjaga kebersihan lingkungan.
“Kehadiran kami bersama petugas kebersihan membuktikan bahwa kelurahan mendukung penuh kegiatan seperti ini dengan tujuan agar lingkungan menjadi bersih dan nyaman,” ujarnya.
Selain menjaga kebersihan lingkungan, kerja bakti tersebut juga menjadi simbol kepedulian warga terhadap fasilitas umum dan tempat ibadah yang digunakan bersama masyarakat.
Warga berharap kawasan Masjid Hasyim Asy’ari Pesakih dapat terus terawat sehingga tetap nyaman digunakan untuk aktivitas ibadah maupun kegiatan sosial masyarakat sekitar.
Sejumlah warga juga berharap kegiatan gotong royong seperti itu dapat dilakukan secara rutin agar lingkungan tetap sehat, bersih, dan terbebas dari tumpukan sampah maupun saluran mampet yang berpotensi menyebabkan banjir.
Melalui kegiatan tersebut, warga RW 14 Duri Kosambi ingin menunjukkan bahwa semangat kebersamaan dan kepedulian terhadap lingkungan masih terjaga dengan baik di tengah kehidupan perkotaan yang semakin padat.
Selain ratusan warga, kegiatan kerja bakti itu juga dihadiri unsur kelurahan, Satpol PP, Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM), PPSU, serta para ketua RT di lingkungan RW 14 Duri Kosambi.
Penulis: Awal
Editor: Antoni













